Berita

Politik

Demo Buruh Tak Mengganggu Penerbangan di Soetta

RABU, 01 MEI 2013 | 21:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Aksi buruh memperingati Hari Buruh Sedunia atau disebut May Day di Bandara Soekarno Hatta Tangerang tidak mengganggu penerbangan pesawat.

Begitu penejelasan Senior General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura II, Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, Bram Baroto, kepada wartawan Rabu (1/5).

Dia mengatakan setiap maskapai telah diberitahukan agar menyosialisasikan kepada penumpang untuk datang lebih awal dari jadual yang ditetapkan. Selain itu, penumpang juga telah diberitahukan agar tidak menuju Bandara melalui Jalan Suryadharma karena jadi tempat orasi buruh. Sehingga, tidak akan terjebak di tengah-tengah konvoi para buruh. Apalagi, seluruh buruh dari berbagai aliansi akan berkumpul di kawasan bandara.


"Sehari sebelumnya, penumpang sudah diinformasikan," ujarnya.

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Sudjarno mengatakan, aksi buruh di bandara berjalan damai dan terkendali. Hanya saja, jalan menuju bandara tidak bisa dilalui. Meski demikian, petugas telah membuat alternatif jalan dengan cara mengalihkan pengendara melewati Jalan Simpang Benda dan Jalan Tol Soediyatmo.

"Semua bisa dikendalikan dan pengendara pun sudah disiapkan jalan alternatif sehingga berjalan lancar," katanya.

Buruh dari Kabupaten Tangerang bergerak ke kawasan Bandara Soekarno - Hatta yang dijadikan sebagai tempat orasi utama penyampaian tuntutan. Adapun tuntutan yang disampaikan dalam peringatan May Day yakni penghapusan sistem kerja kontrak, menolak upah murah dan PHK secara mendadak, mendesak pemerintah untuk melakukan nasionalisasi aset asing. Mereka pun menolak kekerasan terhadap pekerja perempuan, menolak penghapusan serikat pekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa syarat.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya