Berita

ibas

Jadikan Ibas Sekjen, 'Sesaji' Loyalitas Anas pada SBY

SENIN, 29 APRIL 2013 | 09:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Anas Urbaningrum sebenarnya sudah menunjukkan loyalitasnya kepada pendiri Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Tapi SBY tetak mencurigai Anas.

Loyalis Anas Urbaningrum, Mamun Murod Al Barbasy menjelaskan, sebelum Kongres Demokrat Bandung, Mei 2010 lalu, SBY secara terbuka di hadapan kader-kader di Cikeas menyatakan putranya, Edhie Baskoro, tidak akan menjadi Sekjen bagi kandidat manapun yang kelak terpilih.

"Mungkin SBY menyadari bahwa Ibas masih terlalu hijau di kancah politik praktis, pengalamannya masih minim. Ibas baru aktif di Demokrat awal 2008 dan posisinya masih Departemen. Kalau sekarang setingkat biro lah," kata Mamun pagi ini (Senin, 29/4) sambil tertawa kecil.


Saat itu, ada tiga calon. Selain Anas, juga maju adalah Marzuki Alie dan Andi Mallarangeng. Nama terakhir ini yang mendapat dukungan dari Cikeas.

Tetapi, Anas yang terpilih dalam kongres, memaksa untuk menempatkan Ibas sebagai Sekjen. Tentu sambil berharap dengan segudang pengalaman organisasinya, Anas bisa 'membimbing' Ibas.

Menempatkan Ibas sebagai Sekjen, ungkap Mamun, jelas hal itu adalah bentuk penghormatan dan loyalitas Anas kepada SBY. "Ibas jadi Sekjen, 'sesaji' loyalitas Anas pada SBY," katanya.

Tetapi, tetap saja, Anas dicurigai dan didendami oleh faksi Cikeas. "Karena Anas dipandang sudah merusak skenario SBY di Kongres Bandung dan skenarionya untuk tahun 2014," demikian Mamun. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya