Berita

ist

Dunia

Pengirim Surat Beracun Obama Didakwa Seumur Hidup

MINGGU, 28 APRIL 2013 | 09:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pihak berwenang Amerika Serikat secara resmi mendakwa seorang laki-laki yang tinggal di negara bagian Mississippi, atas dakwaan mengirim surat beracun kepada Presiden AS Barack Obama, seorang Senator Amerika dan seorang hakim.

FBI mengumumkan bahwa Everett Dutschke didakwa hendak menggunakan senjata biologi, hanya beberapa jam setelah ia ditangkap hari Sabtu.

"Ia akan hadir di pengadilan hari Senin, dan bila dinyatakan bersalah, ia bisa dihukum penjara seumur hidup," ujar sumber FBI yang kepada Voanews tidak disebutkan namanya, (Minggu, 28/4).


Pria berusia 41 tahun itu, dituduh mengirim surat-surat bercampur racun risin yang mematikan kepada Presiden Obama, Senator fraksi Republik dari Mississippi Roger Wicker dan hakim negara-bagian Mississippi Sadie Holland.

Racun risin sendiri terbuat dari biji jarak dan bisa mematikan manusia jika terhirup, tertelan atau disuntikkan. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya