Berita

Erik Meijer

Bisnis

Erik Meijer Diplot Menjadi Direktur Komersial Garuda

Menteri Dahlan Terima Masukan Emirsyah Satar
RABU, 24 APRIL 2013 | 08:23 WIB

.Director and Chief Commercial Officer PT Indosat Tbk (ISAT) Erik Meijer tidak lama lagi akan hengkang dari perusahaan telekomunikasi tersebut. Ekspatriat asal Belanda itu digaet PT Garuda Indonesia Airlines Tbk sebagai Direktur.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan, Meijer sudah mengikuti fit and proper test calon Direksi Garuda. Dalam tes itu, dia menyatakan siap bekerja sama memajukan Garuda. Rencananya, suami artis Maudy Kusnaedi tersebut akan ditempatkan menjadi Direktur Komersial.

Saat ini posisi Direktur Komersial Garuda dijabat Elisa Lumbantoruan. Dahlan mengatakan, Elisa akan digeser menjadi direksi ke perusahaan pelat merah lain di luar Garuda.


“Elisa kan orangnya hebat, ditempatkan di mana saja hebat. Dia akan tetap menempati posisi Direktur Komersial,tapi bukan di internal,” kata Dahlan di Kantor Pusat PT Taspen, Jakarta, kemarin.

Dia menuturkan, keputusan final tentang pengangkatan Erik sebagai Direktur Komersial Garuda akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 26 April depan.

Meijer membenarkan telah mengikuti fit and proper test. “Yes, sudah melalui assessment (fit and proper) tetapi tidak tahu untuk posisi apa,” kata Meijer kepada media online, kemarin.

Bekas Direktur PT Bakrie Telecom Tbk ini mengaku tidak pernah menawarkan diri untuk menempati jabatan tertentu, termasuk di Garuda.

Sebelumnya, Dahlan menerangkan, Kementerian BUMN menggaet Meijer bertujuan untuk memperkuat pangsa pasar Garuda Indonesia di kancah internasional. Sebab, persaingan maskapai penerbangan di dalam negeri maupun luar negeri saat ini semakin ketat.

Menurutnya, Garuda perlu diperkuat oleh eksekutif yang bisa memajukan perusahaan. Masuknya nama Erik Meijer dalam daftar fit and proper test, kata Dahlan, atas permintaan khusus Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar.
Karena itu, dia tidak meragukan kemampuan Meijer yang selama ini lebih banyak mengurus bisnis telekomunikasi.

Meijer selama ini lebih dikenal sebagai eksekutif di bisnis telekomunikasi. Dia pernah bekerja di Telkomsel sekitar 11 tahun, Bakrie Telecom lima tahun dan kemudian Indosat. Dia bergabung di Indosat sejak Mei 2012.

Anggota Komisi VI DPR Ferrari Romawi menyayangkan Kementerian BUMN menggaet warga negara asing untuk memperkuat Garuda.

“Sebaiknya jangan, kurang pantas BUMN pakai tenaga asing. Masih banyak WNI yang mampu memimpin Garuda. Kita tidak pernah kekurangan eksekutif handal,” kata Ferarari kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Sementara, rencana masuknya Erik menjadi Garuda Indonesia kemarin tidak berpengaruh banyak terhadap pergerakan saham tersebut di Bursa Efek Indonesia. Saham Garuda dibuka Rp 600 per lembar dan ditutup di level Rp 600. Volume transaksi hanya 5,868,000 lembar saham.

Kalangan analis memperkirakan, investor masih mencermati aksi korporasi BUMN ini. Sebelumnya, Garuda membeli dua pesawat Boeing 737-300 dengan kerja sama dengan perusahaan pembiayaan dan pendanaan asal Kuwait, Aviation Lease and Finance Company (ALAFCO). [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya