Berita

ilustrasi, petani sawit

Bisnis

Pemerintah Didesak Lawan Kampanye Hitam CPO Lokal

20 Juta Petani Siap Boikot Produk Asal Eropa
SELASA, 23 APRIL 2013 | 08:29 WIB

.Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menuntut pemerintah melakukan perlawanan terhadap kampanye negatif yang dilakukan Eropa terhadap Crude Palm Oil (CPO) Indonesia untuk biodiesel. Mereka siap memboikot produk asal benua biru tersebut.

Untuk menyampaikan aspirasi itu, sejumlah pengurus Apkasindo kemarin menyambangi Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat.

Sekjen Apkasindo Asmar Arsyad menegaskan, tuduhan Eropa terhadap produk CPO Indonesia sama sekali tidak benar. Oleh sebab itu, pihaknya berencana melakukan perlawanan.


“Kita tidak mau mereka (Uni Eropa) mencekal CPO untuk biodisel kita di Uni Eropa. Ini persaingaan tidak sehat. Anggota kita 20 juta orang dan semua hidup dari kelapa sawit. Kalau ini dimatikan, Eropa jelas tidak pro terhadap rakyat,” tegas Amar kepada wartawan di Kantor Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.

Eropa menuduh harga minyak sawit mentah atau CPO asal Indonesia lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah. Namun, Asmar membantah. Menurutnya, para petani sawit tidak pernah dapat subsidi.

Menurut Amar, harga CPO Indonesia kompetitif karena produktivitas kelapa sawitnya tinggi bila dibandingkan bunga matahari. Bunga tersebut merupakan bahan baku bahan bakar asal Eropa yang kerap jadi saingan CPO Indonesia.

Amar meminta, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan, untuk melakukan perlawanan terhadap kampanye hitam Uni Eropa. Jika tidak, maka pasar CPO lokal di luar negeri bakal makin ambles.

“Kalau pemerintah tidak mau melakukannya, kami akan berunjuk rasa secara besar-besaran di seluruh Indonesia,” ancamnya.

Seperti diketahui, Eropa merupakan pasar utama CPO Indonesia. Namun, perdagangan CPO sudah satu tahun lebih mengalami masalah. Penyebabnya, kampanye negatif sejumlah NGO atau LSM di Eropa terhadap produk CPO Indonesia. Mereka menuding, CPO Indonesia tidak ramah terhadap lingkungan dan kesehatan.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Bachrul Chairi setuju kampanye negatif terhadap produk Indonesia harus dilawan. Karena pihaknya juga menduga serangan terhadap CPO Indonesia terkait dengan kepentingan bisnis. Pasalnya, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan, minyak sawit lokal tidak ramah lingkungan.

Namun, Bachrul menegaskan, perlawanan dilakukan sesuai aturan main. Tidak perlu sampai melakukan boikot.

“Kita bisa melakukan pembicaraan secara multilateral dan bilateral. Memberikan penjelasan kepada negara atau kawasan yang menolak produk CPO dari dalam negeri,” kata Bachrul kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Apakah upaya itu efektif? Dia menjelaskan, dari sejumlah kasus yang pernah terjadi, upaya diplomatis dengan melakukan pertemuan membawa dampak positif.

Belum lama ini, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krinamurti menggelar forum bisnis di Belanda membahas perdagangan CPO. Salah satu tujuannya untuk meminimalisir persepsi negatif terhadap produk CPO Indonesia. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya