Berita

Hatta Rajasa

Bisnis

Hatta Mau Kurangi Ilmu Perbintangan Anggaran

Dilantik Jadi Pelaksana Tugas Menkeu
SELASA, 23 APRIL 2013 | 07:58 WIB

.Menko Perekonomian Hatta Rajasa resmi menjabat pelaksana tugas (Plt) Menteri Keuangan menggantikan Agus Martowardojo yang terpilih jadi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hatta berjanji akan mengurangi defisit perdagangan karena BBM.

Serah terima jabatan tersebut dilakukan di Aula Djuanda, Lt. M Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, kemarin. Serah terima yang seharusnya dilakukan pukul 12.00 WIB sempat molor 30 menit karena menunggu tamu undangan yang lain.

Hadir antara lain Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar, Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati dan Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi, Dalam sambutannya, Hatta berterima kasih kepada Agus Martowardojo karena telah bekerja maksimal sebagai Menkeu. Apalagi, penerimaan negara terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan terciptanya pertumbuhan ekonomi.


Hatta yang mengenakan batik corak coklat mengaku mempunyai banyak pekerjaan rumah, yakni bagaimana terus meningkatkan dan menjaga pertumbuhan perekonomian Indonesia.

“Saat ini banyak tantangan, salah satunya defisitnya neraca perdagangan Indonesia akibat defisit migas. Karena itu, kami akan berusaha agar defisit itu bisa diperkecil,” janji besan Presiden SBY itu.

Hatta juga menyatakan, iklim investasi yang saat ini sudah baik mesti dipertahankan. Sebab itu, pihaknya akan mempercepat proses penyerapan anggaran kementerian dan lembaga.

“Kita ingin penyerapan cepat dan tidak menumpuk di akhir. Jangan sampai ada ilmu perbintangan (blokir) anggaran lagi,” ucap menteri dari Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Sedangkan Agus Martowardojo mengatakan, jajaran pegawai Kementerian Keuangan terus meningkatkan kinerja dalam mengamankan penerimaan negara.
Ia juga menginginkan ada upaya menjaga angka pertumbuhan ekonomi dan defisit anggaran. Apalagi berdasarkan proyeksi beberapa lembaga multilateral, kondisi perekonomian global masih mengalami perlambatan. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya