Berita

PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri)

Bisnis

Pusri Genjot Ekspor Pupuk Urea Ke Asia

Antisipasi Peningkatan Produksi
SENIN, 22 APRIL 2013 | 08:09 WIB

PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) yang berkantor pusat di Kota Palembang, Sumatera Selatan hingga April 2013 telah mengekspor pupuk urea ke beberapa negara di Asia sebanyak 84.233 ton.

“Kegiatan ekspor tersebut akan terus ditingkatkan untuk memperluas pasar. Ini untuk mengantisipasi peningkatan produksi seiring sedang dibangunnya satu pabrik baru,” kata Manajer Hubungan Masyarakat Pusri Sulfa Ganie.

Menurut dia, saat ini dengan empat pabrik yang memiliki total kapasitas produksi terpasang mencapai 2,262 juta ton pupuk urea per tahun dapat memenuhi kebutuhan pupuk petani dalam negeri. Sebagian lagi dialokasikan untuk memenuhi permintaan luar negeri.


Dengan adanya pembangunan satu pabrik baru, proyek revitalisasi Pusri II B akan menambah produksi 457.500 ton per tahun sehingga total produksi urea Pusri menjadi 2,61 juta ton per tahun pada 2015.

“Melalui perluasan pasar ke luar negeri juga diharapkan semua hasil produksi bisa terserap pasar, sehingga ke depannya perusahaan pupuk ini bisa terus berkembang dengan menambah beberapa pabrik baru lagi,” jelas Ganie.

Dia juga menjelaskan kegiatan ekspor yang dilakukan perusahaan saat ini dijamin tidak mengganggu kebutuhan dalam negeri. Sebab, sesuai ketentuan tidak akan dilakukan ekspor jika kebutuhan dalam negeri belum terpenuhi dengan baik.

Stok pupuk urea sekarang mencapai 197.900 ton dengan perincian di tingkat pabrik atau lini I sebanyak 42.500 ton. Sedangkan di lini II dan III atau tingkat gudang di kabupaten/kota serta sentra produksi pertanian  155.400 ton.

Berdasarkan kondisi stok pupuk tersebut, kebutuhan petani di sembilan provinsi yakni Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi wilayah tanggung jawab Pusri dijamin bisa terpenuhi dengan baik. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya