Berita

ilustrasi/ist

Otomotif

Harga BBM Subsidi Dinaikkan, Market Share Motor Kian Moncer

Banyak Konsumen Beralih Ke Roda Dua, Produsen Mobil Resah
SABTU, 20 APRIL 2013 | 08:18 WIB

.Sejumlah produsen mobil resah dengan rencana kenaikan
Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sebesar Rp 6.500 pada 1 Mei 2013.

Kenaikan ini dapat menggangu penjualan mobil karena akan memicu peralihan pengguna roda empat ke roda dua. Kenaikan BBM bakal menguntungkan penjualan motor tahun ini.

Pengamat otomotif, Suhari Sargo menganggap, sangat memungkinkan terjadinya pengalihan pengguna mobil ke sepeda motor. Namun ia belum bisa menghitung berapa besar kenaikan sepeda motor nanti.

Pengamat otomotif, Suhari Sargo menganggap, sangat memungkinkan terjadinya pengalihan pengguna mobil ke sepeda motor. Namun ia belum bisa menghitung berapa besar kenaikan sepeda motor nanti.

“Penjualan mobil otomatis akan terganggu, tapi itu tidak lama, dan akan kembali normal,” kata Suhari menanggapi dampak kenaikan BBM terhadap penjualan mobil.

Menurutnya, produsen mobil tidakperlu khawatir, karena tujuan kenaikan BBM itu sebenarnya sangat positif. Selain untuk menekan volume mobil, kenaikan BBM dapat mengurangi kemacetan.

“Kenaikan BBM tidak menyurutkan orang membeli mobil pribadi. Selain karena kebutuhan, juga karena hobi, sehingga tren masyarakat membeli kendaraan baru tetap tinggi, meski di kotakota besar mengalami kemacetan,” ujarnya.

Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM), Johnny Darmawan menyatakan, kenaikan BBM makin memperburuk penjualan mobil tahun ini.

“Seperti yang terjadi pada tahun 2005, penjualan menurun hingga 40 persen selama empat bulan. Semoga kenaikan BBM ini dampaknya tidak lama, dan bisa kembali normal,” kata Johnny di Jakarta.

Namun demikian, pihaknya mendukung rencana kenaikan BBM, dibandingkan dengan melakukan pembatasan dan pengendalian minyak. “Kenaikan ini tidak bisa dihindari, walaupun memiliki dampak tidak langsung, tapi saya mendukung kenaikan tersebut, dari pada pembatasan BBM,” jelasnya.

Direktur Pemasaran PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2 Wheels, Yohan Yahya mengatakan, jumlah pengguna mobil atau yang mau membeli mobil dapat dihitung, seiring kenaikan harga BBM.“Pilihannya, mau beralih ke angkutan umum atau memilih sepeda motor,” ujar Yohan.

Meski begitu, dia tidak mau berspekulasi berapa besaran pengguna mobil yang akan hijrah ke roda dua. “Peralihan kendaraan pasti terjadi dan penjualan mobil bakal terganggu,” terangnya.

Sementara General Manager Marketing Communication & Community Development Yamaha Indonesia, Eko Prabowo mengakui, akan ada peralihan pengguna kendaraan mobil ke sepeda motor.

“Memang akan ada dampak kenaikan dari kenaikan BBM ini kepada penjualan motor, namun besarannya belum bisa diprediksi. Yang pasti penjualan Yamaha akan meningkat loh,” ucap Eko saat dikontak Rakyat Merdeka, kemarin.

Menurut Eko, motor matik dan sport akan menjadi pilihan masyarakat pasca kenaikan BBM nanti. “Sport dan matik akan menjadi pilihan konsumen yang tingkat ekonomi cukup mapan.

Bagi mereka yang ingin praktis, akan memilih matik, tetapi untuk yang lebih akan memilih sport,” tutur Eko. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

16 Negara Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Tujuh Wakil Asia

Senin, 29 Juni 2026 | 02:03

Prediksi Skor Babak 32 Besar

Senin, 29 Juni 2026 | 02:00

Bareskrim Gagalkan Peredaran 325 Kg Sabu Jaringan Thailand-Aceh

Senin, 29 Juni 2026 | 01:31

Segera Terbitkan Regulasi Pelarangan LGBT!

Senin, 29 Juni 2026 | 01:12

Forum Konferensi Republik Hasilkan Tiga Mandat

Senin, 29 Juni 2026 | 01:03

Mesir vs Iran: Stadion Berubah Jadi Arena Adu Gengsi Ribuan Tahun

Senin, 29 Juni 2026 | 00:38

Pelarangan Konferensi Republik di Kampus UI Tak Menumbuhkan Pesimisme

Senin, 29 Juni 2026 | 00:27

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

BPPKB Banten HDS Melepas Stigma Negatif terhadap Ormas

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:41

Forum Konferensi Republik Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI

Minggu, 28 Juni 2026 | 23:05

Selengkapnya