Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

Kemenperin Usul Kendaraan Buat IKM Pakai Pelat Kuning

Butuh Kepastian, Pengusaha Pilih Opsi Kenaikan Harga BBM
JUMAT, 19 APRIL 2013 | 08:06 WIB

.Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi)mengusulkan pemerintah memilih opsi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi serentak dibanding menjual dengan dua harga.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Hipmi Raja Sapta Oktohari usai acara Indonesian Young Leaders Forum 2013 di Hotel Ritz Carlton Jakarta, kemarin.
Okto mengatakan, pihaknya sangat mengharapkan kepastian dari pemerintah soal BBM subsidi. Menurut dia, kebijakan BBM dengan dua harga malah akan menyulitkan pemerintah karena harus menambah pengawasan. “Lebih baik satu harga untuk BBM subsidi,” sarannya.

Di tempat yang sama, Bendahara Umum Hipmi Bayu Priawan Djokosoetono mengatakan, sebaiknya anggaran subsidi yang dicabut itu dialokasikan untuk sektor yang lebih memberikan manfaat seperti pembangunan infrastruktur, pembangkit tenaga listrik, transportasi dan subsidi pertanian. Pasalnya, kenaikan

Di tempat yang sama, Bendahara Umum Hipmi Bayu Priawan Djokosoetono mengatakan, sebaiknya anggaran subsidi yang dicabut itu dialokasikan untuk sektor yang lebih memberikan manfaat seperti pembangunan infrastruktur, pembangkit tenaga listrik, transportasi dan subsidi pertanian. Pasalnya, kenaikan
harga akan memberikan kepastian kepada pengusaha.

“Saat ini infrastruktur kita belum maksimal. Diharapkan dengan dicabutnya subsidi BBM, akan meningkatkan pembangunan infrastruktur dalam negeri,” katanya.

Apalagi sebentar lagi Indonesia harus menghadapi ASEAN Economy Community (AEC) pada 2015 dan Indonesia harus bisa bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Euis Saedah mengatakan, pemerintah tidak akan memberikan subsidi bagi IKM jika harga BBM naik.

“Subsidi tidak mendidik, hanya akan dimainkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Euis di kantornya, kemarin.

Kendati begitu, pemerintah akan membantu IKM beradaptasi dengan kenaikan harga BBM melalui beberapa cara. Pertama, memfasilitasi peralatan bagi IKM, memberikan pendidikan atau membantu menyelenggarakan pameran agar mereka tidak harus mengeluarkan biaya.

Karena itu, pihaknya berencana agar kendaraan yang digunakan IKM menggunakan pelat kuning. Tapi, rencana ini belum terealisasi dan akan didiskusikan lebih lanjut dengan para pelaku IKM.

Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menilai, rencana pemerintah menerapkan penyesuaian harga untuk kendaraan pelat hitam tidak akan berjalan maksimal menekan subsidi BBM jika tidak dibarengi dengan pengendalian pembelian BBM oleh kendaran pelat kuning dan sepeda motor.

Menurut Sofyano, saat ini jumlah kendaraan sepeda motor sudah mencapai 68,8 juta unit, itu belum ditambah jumlah kendaraan pelat kuning. “Harus ditetapkan jatah maksimal yang diperuntukkan bagi jenis kendaraan itu,” katanya.

Selain itu, dia menyarankan pemerintah menjual BBM dengan Research Octane Number (RON) 90 untuk kendaraan pelat hitam. Jadi, walau harga BBM dinaikkan, tetapi tetap ada nilai plus.

Apalagi BBM RON 90 lebih baik daripada RON 88 yang dikhususkan bagi sepeda motor dan kendaraan pelat kuning. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Antam dan Pegadaian Ikut Uji Keaslian 55 Keping Platinum OTT Bupati Langkat

Minggu, 12 Juli 2026 | 20:16

Proses Hukum Febrie Adriansyah Wujud Ketegasan Pemerintahan Prabowo

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:54

Prabowo: Kopdes Merah Putih Akan Ciptakan Perputaran Uang Rp223 Triliun di Desa

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:43

Belajar dari Yunnan, Tobat Ekologi Ditopang Gerakan Koperasi

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:33

Kopdes Merah Putih Siapkan Kredit Super Mikro, Bunga 8 Persen

Minggu, 12 Juli 2026 | 19:03

Taruna Akmil Pahami Pemikiran Sun Tzu dan Doktrin Pertahanan Negara

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:55

Prabowo Kritik Neoliberalisme, Dorong Kembali Ekonomi Kerakyatan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:51

Kemensos Evakuasi Bocah Sukabumi yang Suka Cium Tangki Motor Warga

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:34

Prabowo Tetapkan Barang Subsidi Wajib Disalurkan Lewat Kopdes Merah Putih

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:17

Karhutla Mengamuk di Jawa dan Kalimantan, 1 Warga Pingsan

Minggu, 12 Juli 2026 | 18:03

Selengkapnya