Berita

Blitz

D'Guru Tolak Pendidikan yang Melahirkan Siswa Bermental Kuli dan Berideologi Uang

KAMIS, 18 APRIL 2013 | 12:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kritik terhadap pemerintah dalam mengelola pendidikan nasional bukan cuma berasal dari para politisi DPR, pengamat pendidikan dan LSM-LSM. Suara keprihatinan juga datang dari kalangan seniman. Salah satunya, band D'Guru.

D'Guru terdiri dari tiga pria berlatar pendidikan guru musik, Sunaryo alias Paguru (vokal), Fry (gitar) dan Umar (bass). Mereka mengaku punya kekecewaan mendalam terhadap pemerintah yang tidak pernah konsisten menjalankan kurikulum pendidikan nasional.

"Kurikulum apapun bagus jika dijalankan konsisten. Masalah bangsa belakangan ini adalah kurikulum tidak pernah diimplementasikan dengan baik," kata Sunaryo, yang mengaku mendirikan D'Guru bersama dua rekannya sebagai gerakan moral demi pembangunan dunia pendidikan dan kehidupan nasional yang lebih baik.


Dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online beberapa waktu lalu, pria yang pernah mengajar musik di sekolah swasta ternama ini menyatakan, kurikulum yang inkonsisten akan melahirkan kebingungan di pihak pendidik dan anak didik.

"Katakanlah kurikulum 2013 ini baru lagi. Pertanyaannya, apakah kurikulum 2004 sudah berjalan? Semua berjalan di tingkat elite. Anggaran tidak dipakai untuk sosialiasi ke bawah. Belum tuntas diimplementasikan kok sudah diubah?" sesalnya.

Dia juga melontarkan kritik tajam kepada pemerintah yang menyusun sistem pendidikan nasional. Menurutnya, pemerintah saat ini terlalu banyak berwacana namun miskin tindakan konkret.

"Kerja saja kayak Jokowi (Gubernur DKI). Tidak usah banyak wacana. Generasi saya ini pakai kurikulum lama peninggalan zaman belanda yang dipakai buat membodohi. Pakai itu saja banyak hasilnya yang bagus dan duduk di posisi penting. Kok sekarang malah amburadul?" ungkapnya yang dua tahun terakhir memilih jalan wiraswasta.

Bagi D'Guru, pendidikan dapat diibaratkan sebagai urat nadi bangsa. Negara seperti Malaysia yang awalnya jauh terbelakang dari Indonesia tidak pernah banyak omong mau menjadi negara industri maju. Tapi karena pemerintah negeri jiran itu membangun SDM-nya dengan serius, akhirnya mereka menjadi negara industri.

"Bayangkan kalau Indonesia bisa sekolahkan warganya sampai di perguruan tinggi dengan gratis dan layak, pasti bangsa ini maju," jelasnya.

Ditambahkannya, sistem pendidikan kini potensial mengundang bencana karena mengajarkan para siswa berorientasi menumpuk harta materi.

"Padahal dasar semuanya adalah moral dan sikap. Based on morality, bukan based on material. Kini semua orientasi untuk materi, bukan attitude," tegasnya.

D'Guru menyadari juga bahwa masih banyak tenaga pengajar yang tidak berkualitas dan tidak mampu menjadi teladan moral. Karena itu band ini didirikan empat tahun lalu untuk membawa pesan moral kepada guru dan anak didik bahwa pendidikan itu adalah gerakan moral.

"Jika tak ada pendidikan berdasar moral yang baik, akhirnya kita semua bermental kuli dan berideologi uang," pungkas Sunaryo. [ald]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya