Berita

Hanrique Capriles/ist

Dunia

Jelang Pilpres, Capriles Tuduh Maduro Langgar Norma Pemilu

MINGGU, 14 APRIL 2013 | 17:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Jelang pemungutan suara pilpres Venezuela, kandidat presiden dari kubu oposisi Hanrique Capriles kembali menuduh presiden sementara, yang juga menjadi kandidat dari kubu koalisi pemerintah, Nicolas Maduro, melakukan pelanggaran terhadap norma-norma pemilu.

Pernyataan keras Capriles reaksi atas kampanye terakhir yang dilakukan oleh Maduro. Dimana dalam sebuah tayangan televisi lokal menggambarkan mantan wakil presiden tersebut mengunjungi makam Hugo Chavez. Dalam tayangan itu, Maduro tampak memberikan pidato politik untuk memilih dirinya sebagai presiden menggantikan Chavez.

Aksi ini disebut Capriles sebagai bentuk akting politik, untuk mempengaruhi para pemilih. Selain itu, Capriles juga menyalahkan pemerintah yang memberikan fasilitas negara untuk kebutuhan kampanye. Ia akhirnya mengadukan aksi Maduro itu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Venezuela.


''Mereka (Maduro) melangggar norma pemilu. Mereka tidak tahu apa-apa selain penyalahgunaan kewenangan dan kekuasaan,'' katanya, seperti dikutip BBC (Minggu, 14/4).

Sejak kematian Chavez Maret lalu, spekulasi memuncak tentang siapa pewaris jabatan tokoh kharismatik itu. Capriles adalah pesaing utama kubu pemerintah, sedangkan Maduro digadang-gadang akan melanjutkan cita-cita Chavez.

Capriles juga merupakan pesaing keras Chavez dalam pemilihan presiden tahun lalu. Dengan idiologi berbeda, Capriles menghendaki agar Venezuela kembali ke ekonomi pasar bebas. Sebuah terobosan pembangunan yang bertolak berlakang dengan cita-cita Chavez.

Pemungutan suara sendiri baru akan dilakukan pada Minggu (14/4) pukul 06.30 waktu setempat atau Senin (15/4) waktu Indonesia. Sekitar 19 juta pemilih  akan mendatangi TPS masing-masing untuk menentukan nasib Venezuela kedepan.[ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya