Berita

lion air/ist

Bisnis Tertunda Gara-gara Lion Air Jatuh di Bali

MINGGU, 14 APRIL 2013 | 11:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seorang pengusaha bernama Budi Raharjo mengaku tidak terlalu peduli dengan bisnis yang tertunda di Bali akibat musibah pesawat Lion Air yang jatuh. Ia lebih mementingkan istrinya Dian Rahayu selamat dari musibah itu dan bisa segera kembali ke Bandung.

"Nggak apa-apa urusan tertunda yang pasti istri saya selamat dan sehat. Hari ini saya masih menunggu konfirmasi pemulangan dari Lion Air, bila perlu saya minta istri saya pulang dulu, urusan lain bisa belakangan," kata Budi Raharjo di Bandung, Minggu (14/4).

Meski istrinya jadi penumpang pesawat Lion Air yang tergelincir di pantai dekat Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali selamat dalam musibah kecelakaan pesawat itu, namun ia tetap belum tenang karena istrinya masih di Bali. Kontak telepon pun terus dilakukan untuk mengetahui kondisi sang istri.


"Istri saya masih berada di hotel di Bali dalam kondisi sehat. Namun, sebagai suami tetap saja khawatir. Saya nggak ke Bali, saya minta saja ia langsung pulang ke Bandung," kata Budi yang juga pengusaha bidang teknologi informasi (IT).

Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Lion Air di Bandung, namun menyebutkan masih dilakukan pendataan dan tidak memberikan kepastian terkait langkah pemulangan penumpang asal Bandung itu.

"Saya belum dapat jawaban, masih koordinasi dengan maskapai. Saya maklumi mereka pelaksana saja, rencananya hari ini juga istri saya pulang, kalau perlu beli tiket sendiri," katanya.

Istrinya, Dian Rahayu, warga Cikutra Kota Bandung berangkat ke Bali untuk urusan pekerjaannya di bidang IT dengan pesawat Lion Air dari Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung, Sabtu (13/4).

Pesawat itu mengalami "undershoot" saat akan mendarat (landing) di Bandara Ngurah Rai Bali, sehingga jatuh ke laut sebelum landasan. Sebanyak 101 penumpang pesawat jenis Boeing 737-800 ER tersebut selamat dalam peristiwa itu, beberapa di antaranya menderita luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit di Bali. [ant/ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya