Berita

Blitz

Seribu Polisi dan Tentara Jaga Bandung Berisik

SABTU, 13 APRIL 2013 | 11:27 WIB | LAPORAN:

Setelah pagelaran tahun 2012, "Bandung Berisik" mencapai banyak titik kesadaran baru dalam memaknai dinamika Kota Bandung serta pergaulan di ranah musik global.

Penggagas Bandung Berisik, Yayat Ahdiyat, mengungkapkan, internasionalisme yang dibangun di acara metal tersebut mulai menunjukkan titik konkret. Satu manifestasi yang sudah terbangun adalah upaya meretas jalur di ranah industri musik besar.

Hari ini, Bandung Berisik menggebrak lagi kota berjulukan Paris Van Java. Suara ingar-bingar terkonsentrasi di Stadion Siliwangi dengan konsep lebih fantastis.


Bandung Berisik pertama kali digelar pada 1995, dengan konsep awal membuat sebuah konser yang bagus serta direkam secara live untuk kemudian dibuatkan album. Yayat mengatakan, total 36 band yang akan tampil dalam perhelatan musik metal tersebut yang akan berlangsung sampai besok malam itu.

Diantaranya, 12 band utama 12 band utama yang terdiri dari Jasad, Burgerkill, Seringai, Jeruji, Rocket Rocker, Outright, Siksa Kubur, Noxa, Extreme Decay, Devadata, A.L.I.C.E dan Revenge The Fate. Ke-12 band itu akan tampil di panggung utama.

Lebih lanjut dia menjelaskan, dalam acara yang berlangsung dari jam 10 pagi sampai dengan 10 malam itu, diperkirakan akan berkumpul 20 ribu massa yang akan memadati stadion siliwangi. Selain itu, band yang tampil kali ini lebih sedikit dari pada acara-acara sebelumnya.

"Saat ini band yang disajikan lebih sedikit dari sebelumnya, mengingat tema yang diambil 'Bandung Berisik MMXIII Versus The World'. Dimana kualitas yang dikedepankan, bukanlah kuantitas," ungkapnya.

Selain itu, dalam acara ini tidak ada band dari luar, semuanya dari Indonesia. Itu semua dikarenakan Band bergenre metal di Indonesia sudah sering disorot oleh negara-negara maju terutama yang tampil di Bandung Berisik.

Acara akan didukung oleh soundsytem berkekuatan 250.000 watt dan LED berukuran besar. Sementara dalam segi keamanan, sekitar 1.000 polisi bersama aparat Kodam Siliwangi turut membantu jalannya cara.

"Kami harap semuanya dapat berjalan dengan lancar, dan diharapkan pula para penonton dapat tertib. Tunjukkan bahwa musik metal bukanlah untuk tawuran," timpal
Giovitano dari penyelenggara acara Atap Promotions. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Intelijen AS: Iran Bakal Perpanjang Perang untuk Goyang Trump di Pemilu Sela

Minggu, 06 September 2026 | 16:27

Pengunjung Lampung Financial Festival 2026 Antusias Jajal Layanan Digital BNI

Minggu, 06 September 2026 | 16:06

Erupsi Anak Krakatau, 12 Penerbangan Malaysia Airlines ke Jakarta Dibatalkan

Minggu, 06 September 2026 | 15:51

Debu Vulkanik Tebal Selimuti Bandar Lampung

Minggu, 06 September 2026 | 15:36

Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe Iran dalam Waktu Dekat

Minggu, 06 September 2026 | 15:25

Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran Berpeluang Ditolak MK

Minggu, 06 September 2026 | 14:49

Denmark Tegaskan Dukungan Terhadap Otonomi Sahara Maroko

Minggu, 06 September 2026 | 14:18

BNPB Gencarkan OMC Redam Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau di Jakarta

Minggu, 06 September 2026 | 14:12

Pemantauan Kualitas Udara Diperketat Antisipasi Dampak Sebaran Abu Vulkanik

Minggu, 06 September 2026 | 14:06

Produk Impor Masuk RI Wajib Halal

Minggu, 06 September 2026 | 14:01

Selengkapnya