Berita

Google Tawarkan Layanan Pasca Kematian!

JUMAT, 12 APRIL 2013 | 13:05 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Apa yang akan terjadi dengan akun surel Anda, atau halaman blog Anda, setelah Anda meninggal dunia.

Ini salah satu topik yang kerap dipikirkan pengguna jejaring media massa dunia maya yang menggunakan internet sebagai sarana komunikasi dan mengaktualisasi diri.

Google punya jawaban yang cukup sederhana untuk pertanyaan ini. Dan baru-baru ini, jawaban itu dirumuskan dalam satu program baru "Inactive Account Manager".


Dengan layanan ini, Anda yang menggunakan Google dan segala aplikasinya akan diberi kesempatan untuk memilih apa yang harus dilakukan Google terhadap akun Anda bila tidak aktif dalam masa tertentu.

Tawaran masa tidak aktif dalam layanan itu adalah tiga, enam, sembilan dan 12 bulan. Bila akun Anda, baik itu Google messages, Blogger, Contacts, Google+ Google Voice maupun YouTube, tidak aktif sepanjang periode yang sudah Anda tentukan, maka Google secara otomatis akan mengirimkan notifikasi kepada Anda baik melalui pesan pendek via nomor telepon genggam Anda (bila didaftarkan) ataupun melalui alamat e-mail alternatif milik Anda.

Dan bila untuk masa waktu tertentu Google tidak memperoleh jawaban dari Anda, maka Google akan mengasumsikan bahwa Anda telah meninggal dunia.

"Kami berharap feature membuat Anda merencanan kehidupan digital Anda setelah kematian," ujar Goggle dalam blognya.

Anda tentu punya pilihan lain berkaitan dengan akun-akun Anda pasca kematian. Misalnya dengan memberikan kepercayaan kepada orang-orang yang Anda percaya untuk melanjutkannya.

Bila ini yang Anda pilih, maka Google memberikan kesempatan Anda menunjuk maksimal 10 orang sebagai pelanjut.

Bila akun Anda tidak aktif sepanjang masa tertentu, Google akan mengirimkan notifikasi kepada orang-orang yang telah Anda beri kepercayaan.

Nah sekarang, bila Anda telah siap mewarisi akun Anda di Google, segera hubungi orang-orang kepercayaan Anda. Minta mereka bersiap-siap menerima warisan digital itu. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya