Berita

Simon Santoso

Olahraga

Perang Saudara Di Babak Kedua

Selandia Baru Terbuka Grand Prix 2013
KAMIS, 11 APRIL 2013 | 08:59 WIB

Seluruh tunggal putra Indonesia mampu melewati hadangan pertama di Selandia Baru Terbuka 2013, yang berlangsung di Shore Event Center, Auckland, kemarin. Salah satunya adalah tunggal andalan Indonesia, Simon Santoso.

Dilansir nzbadmintonopen.com, kemarin, Simon yang berstatus unggulan utama turnamen ini menang straight set 21-17, 21-15 atas pemain Taiwan, Lin Yu Hsien.

Kesuksesannya diikuti Arief Ramadhan, yang menang mudah 21-13, 21-7 atas pemain tuan rumah Brock Matheson.


Sayang, Simon maupun Arief dipastikan akan tersingkir di babak kedua karena mereka harus saling “membunuh”, untuk mendapatkan tiket babak ketiga turnamen berhadiah 50.000 dolar AS ini.

“Perang saudara” juga akan terjadi antara Riyanto Subagja dan Sukamta Evert.

Riyanto yang menjadi unggulan ke-10, lolos ke babak kedua setelah menang 21-11, 21-10 atas pemain Selandia Baru, Nathan Tang. Evert pun mengalahkan pemain tuan rumah, Samuel Ho, dengan 21-18, 21-9.

Secara keseluruhan, ada enam tunggal putra Indonesia yang melewati hadangan di babak pertama. Selain empat pemain tersebut, ada unggulan ketujuh Wisnu Yuli Prasetyo, dan unggulan keenam Andre Kurniawan Tedjono.

Wisnu harus bermain rubber game sebelum menang 21-18, 21-23, 21-16 atas pemain Malaysia, Chan Kwong Beng, sedangkan Andre menang 21-10, 21-15 atas pemain Trinidad and Tobago, Nicholas Bonkowsky.

Di babak kedua, Wisnu akan bertemu pemain tuan rumah Maika Phillips, yang menang WO atas pemain kualifikasi Elliot Pike. Sementara itu Andre bakal menghadapi pemain China peringkat 284 dunia, Kai Guo, yang menang 21-10, 21-11 atas pemain Selandia Baru, Luke Charlesworth. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya