Berita

ABRAHAM SAMAD/IST

Olahraga

Pimpinan KPK Patungan Ngasih Santunan ke Warga Guntur

SENIN, 08 APRIL 2013 | 19:17 WIB | LAPORAN:

Warga Jalan Gang Gembira, Kelurahan Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan boleh tersenyum. Lima pimpinan KPK secara sukarela patungan untuk memberikan uang santunan sebagai ganti rugi atas rencana pengosongan tanah yang diatas terdapat bangunan liar mereka. Pengosongan rencananya akan dilakukan besok (Selasa, 9/4).

Begitu dikatakan Sekjen KPK, Anis Said Basalamah di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan Senin (8/4) sore.

Menurut dia, sumbangan sukarela tersebut diberikan lantaran KPK menolak permintaan uang kerohiman dari warga.  Sebab, kata dia, tidak ada APBN untuk pembangunan gedung itu.


"Tapi pimpinan KPK berinisiatif. Mereka secara sukarela memberikan bantuan masing-masing KK (kepala keluarga)," terang dia.

Tapi, Anis enggan menjelaskan berapa jumlah duit yang diberikan Abraham Samad Cs kepada warga guntur. Menurutnya, tidak etis menyebutkan jumlah uang yang diberikan Abraham Samad Cs itu di depan umum.

"Kalau saya bilang berlebihan, nanti dibilang pimpinan KPK foya-foya. Kalau kurang nanti dibilang pelit," terang Anis.

KPK besok berencana melakukan pengosongan tanah miliknya yang kini ditempati oleh sekitar 81 kepala keluarga. Diatas tanah seluas lebih dari 8 ribu meter itu, KPK akan menggunakan jasa Satpol PP DKI Jakarta untuk menertibkan bangunan liar yang rencananya akan dibangun sebuah rumah tahanan.

"Kami berharap besok penertiban lancar. Karena sudah jauh-jau hari, sejak 2011 lalu KPK secara persuasif meminta mereka meninggalkan tanah tersebut. Kami jug imbau warga sukarela," demikian Anis Said.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya