Berita

JOKO WIDODO/IST

Olahraga

Jokowi Berorasi Ilmiah pada Dies Natalis UPDM

RABU, 03 APRIL 2013 | 12:06 WIB | LAPORAN:

Lulusan sarjana tak perlu menunggu mendapatkan lapangan kerja tapi harus membuka lapangan kerja.

"Kalau ingin berusaha jangan pikir panjang-panjang, namun segera memulai dulu," kata Jokowi saat membawakan pidato ilmiah pada Dies Natalis ke-52 Wisuda Sarjana dan Magister Universitas Prof. Dr. Moestopo (UPDM) Beragama di Balai Sidang Jakarta(JCC), Rabu (3/4).

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini bangsa Indonesia sangat membutuhkan banyak pengusaha dalam meningkatkan perekonomian nasional. Terlebih dengan banyaknya para wirausahawan muda dapat berpeluang menampung lebih banyak lagi para pekerja.


Jokowi lalu bercerita pengalamannya selama menjadi pejabat publik. Ia pun berpesan kepada seluruh wisudawan untuk membuka lapangan pekerjaan dan tidak takut untuk memulai suatu usaha.

"kalau ingin usaha jangan pikir panjang-panjang, jangan kawatir, jangan takut, yang penting segera mulai," ucap Jokowi.

Pada Dies Natalis kali ini UPDM Beragama mewisuda 911 Sarjana Strata Satu (S1) dan Sarjana Strata Dua (S2). Mereka yang diwisuda terdiri atas Fakultas Kedokteran Gigi berjumlah 143 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berjumlah 86 orang, Fakultas Ekonomi berjumlah 141 orang, Fakultas Ilmu Komunikasi berjumlah 458 orang dan Program Pasca Sarjana berjumlah 83 orang.

Sementara itu, Rektor UPDM, Prof. Dr. Sunarto, MSi dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam era globalisasi dan abad ke-21 yang penuh dengan tantangan dan gejolak dalam berbagai bidang termasuk bidang pendidikan tinggi menuntut kesiapsiagaan yang makin baik dan tuntutan profesionalisme yang makin tinggi.

"Dalam era yang penuh persaingan yang tidak hanya ketat, tetapi juga kadang kala penuh dengan intrik dan cenderung tidak jujur, menuntut ketahanan organisasional yang makin baik, " kata Sunarto.[wid]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya