Berita

Manny Pacquiao

Olahraga

Tantangan Pac-Man Dianggap Angin Lalu

RABU, 27 MARET 2013 | 08:34 WIB

Petinju kenamaan Filipina Manny Pacquiao yang di-KO Juan Manuel Marquez akhir Desember lalu menegaskan, siap naik ring lagi September mendatang untuk balas dendam atas kekalahannya. Sayangnya, tantangan petinju berusia 34 tahun itu belum direspons kubu Marquez.

Pacquiao ingin kembali adu jotos dengan petinju asal Meksiko itu lantaran tak ingin rakyat Filipina dihantui kekalahannya yang mengejutkan itu. Kini, Pacquiao menegaskan kesiapan untuk kembali bertarung di atas ring.

“Saya menghargai kekhawatiran dan doa mereka agar saya bisa bangkit dengan cepat dari kekalahan KO itu. Saya ingin semua orang tahu saya sudah sehat dan sembuh.


Terima kasih atas doa semuanya,” katanya dikutip ManilaExaminer, kemarin.

Dikatakan, semua instasi yang berhubungan dengan dirinya telah bekerja keras untuk menyelenggarakan pertandingan ulang melawan Marquez.

“Sampaikan kepada fans untuk bersabar. Promotor Top Rank Bob Arum dan saya sedang membicarakan mengenai hal ini. Kami terus membicarakannya. Tapi yang pasti mereka akan melihat saya bertarung lagi September mendatang.”

Pasca kekalahan Pacquiao, banyak kalangan mendesak dirinya pensiun dini dari dunia tinju. Desakan itu salah satunya datang dari sang ibu, Dionesia Pacquiao. Mommy D, panggilan akrab  Dionesia pernah meminta kepada anaknya untuk pensiun. Begitu juga adik perempuan petinju yang dijuluki  Pac-Man itu.

“Saya sudah lama mengatakan ini kepada Pacquiao untuk tidak melanjutkan pertarungan. Bahkan kita semua sudah memintanya, termasuk keluarga dan saudaranya untuk tidak bertarung lagi,” kata Mommy D.

Kendati demikian, Mommy D mengaku tidak bisa menghentikan keinginan anaknya untuk bertarung lagi. Sebab, tekad putranya untuk melanjutkan karier bertarungnya lagi sangat kuat.

Sempat beredar kabar  kekalahan Pacquiao disebabkan dia sudah tidak mengenakan kalung salib yang pemberian ibunya.

Mommy D juga sempat menyesal anaknya meninggalkan agama katolik. Namun, Mommy D sudah melupakan hal itu.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya