Berita

Bisnis

Dahlan Iskan: Menjadi Pengusaha Bisa Dimulai dengan Keterpaksaan

SABTU, 23 MARET 2013 | 14:25 WIB

. Menteri BUMN Dahlan Iskan menuturkan BUMN tidak bisa memberikan apapun kepada calon pengusaha karena tugas utamanya saat ini adalah untuk menyehatkan dan membesarkan perusahaan yang dimiliki oleh negara.

"Kalau anda bertanya kepada saya, apa yang bisa diberikan BUMN untuk anda. Saya akan jawab tidak tahu karena tugas utama saya di BUMN adalah untuk menyehatkan dan membesarkan perusahaan yang dimiliki oleh negara," kata Dahlan Iskan, saat menjawab pertanyaan salah satu peserta seminar bertajuk "Semua Bisa Jadi Pengusaha" di Hotel Poster, Bandung, Sabtu (23/3).

Dahlan menuturkan dirinya bisa saja menjawab pertanyaan dari peserta seminar tersebut dengan "jawaban yang manis", tapi dia tak mau para calon pengusaha menjadi orang yang tergantung terhadap orang lain.


Untuk menjadi seorang pengusaha handal, katanya, diperlukan sebuah kemandirian dan keuletan sehingga saat bisa bertahan menghadapi persaingan ketat dunia usaha. Sementara untuk memulai usaha sebaiknya berangkat dari hobi. Sebab, ia memiliki semangat berhubungan dengan hobi dan kkurangannya yaitu emosional.

"Berusaha juga bisa dimulai dengan rasa keterpaksaan. Banyak orang yang menjadi pengusaha karena terpaksa, misal usaha orangtua. Yang penting berusaha sungguh-sungguh," urai Dahlan dengan senyuman khasnya.

Pria yang memiliki latar belakang pengusaha ini juga memberikan masukan agar calon pengusaha untuk sabar, tidak cengeng dan tidak menggantungkan dirinya terhadap pihak lain. Kata Dahlan, untuk mencapai kesukseskan dalam dunia usaha dibutuhkan inovasi dan kreativitas yang tinggi.

"Saya mendapatkan boneka ini dari pelaku UKM di Cirebon. Boneka ini dari limbah kain, tapi dengan kreativitas dan inovasi, saat kita buka bagian belakangnya ada rasleting dan boneka ini berubah jadi tas," demikian CEO Jawa Pos Grup ini. [ant/sam]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya