Petugas Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan menembak mati dua dari tiga orang tersangka kasus perampokan dengan modus berpura-pura sebagai petugas PLN.
Seperti dilansir Humas Polda Metro Jaya, kedua tersangka yakni Daryono alias Denol (40) dan Taryono alias Bagong (42), akhirnya tewas tertembak karena berusaha kabur saat diminta menunjukkan kawanannya.
Penangkapan berawal saat petugas mendapatkan informasi tentang keberadaan para tersangka pada Rabu (20/3) kemarin, sekitar pukul 14:30 WIB. Petugas langsung melakukan penangkapan dipimpin Kasatreskrim AKBP Hermawan, terhadap tersangka Daryono dan Taryono di Tamansari, Jakarta Barat.
Kemudian sekira pukul 21.30 WIB petugas membawa tersangka Daryono dan Taryono ke salah satu tempat melakukan kejahatan di Jalan Asem, Cilandak. Namun kedua tersangka berusaha melarikan diri. Petugas pun memberikan tembakan peringatan. Karena tak jua mengindahkan, petugas terpaksa menembak mereka. Kedua tersangka kemudian meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSCM. Satu tersangka lain berinisial RA, ditangkap dari hasil pengembangan.
Tersangka melakukan aksinya dengan mendatangi rumah korban dan mengaku sebagai petugas PLN. Pada saat Taryono mengecek meteran listrik, Daryono masuk ke dalam rumah dan mengggasak isi rumah pemiliknya.
Sudah lebih dari 10 kali, aksi kejahatan ini dilakukan tersangka dalam periode Februari 2012 hingga Januari 2013. Wilayah targetan mereka antara lain wilayah Mampang, Kebayoran Lama, Kebayoran Baru, Pancoran dan Cilandak. Dari pelaku disita barang bukti dua unit Laptop, 4 HP, satu toolbox berisi tiga obeng tespen, dua buah ID Card PLN dan lembar bukti pembayaran PLN.
[wid]