Berita

Doni Tata Pradita

Olahraga

2 Pebalap Indonesia Berada Di Posisi Buncit

Sesi Latihan Terakhir Pramusim Moto2
JUMAT, 22 MARET 2013 | 08:54 WIB

Penampilan dua pebalap Indonesia, Rafid Topan Sucipto dan Doni Tata Pradita, di hari terakhir tes pramusim Moto2 di Jerez, Spanyol, kemarin, masih jauh dari memuaskan. Dua rider tersebut harus puas di urutan 27 dan 28 dari 32 pebalap yang mengikuti sesi tes terakhir pramusim itu.

Seperti diberitakan Roadracingworld, kemarin, Topan hanya mampu mencatat waktu 1:46.638 detik atau selisih 4.002 detik dari pebalap tercepat dari tim QMMF Racing Team, Pol Esparago.

Prestasi ini tentu jauh menurun dari hasil  pramusim hari kedua kemarin, di mana Topan mampu finis di urutan ketiga tercepat. Tapi, pada sesi tersebut hanya diikuti 10 pebalap saja.


Sementara itu, pebalap Indonesia lainnya Doni Tata harus puas finis di bawah Tofan pada posisi 28 pada hasil tes terakhir itu. Pembalap yang memperkuat tim Federal Oil Gresini itu hanya mencatat 1:46.649 detik atau tertinggal 4.013 detik dari Esparago.

Meski tercecer di peringkat 28, Doni Tata mengaku senang bisa mengikuti tes di sini. Ia pun memanfaatkan kesempatan ini dengan seharian penuh memperbaiki performanya, sebelum menghadapi balapan pembuka Moto2 yang akan berlangsung di Qatar, 7 April mendatang.

“Saya kelelahan, tapi saya senang karena secara keseluruhan saya mengalami peningkatan. Feel dengan motor sangat baik dan saya tidak lebih bahagia dengan kinerja yang dilakukan tim,” kata Doni.

Pemuda 22 tahun ini memang mengalami perbaikan posisi ketimbang tes sebelumnya. Pada uji coba hari pertama, pebalap yang pernah berlaga di Kejuaraan Dunia Motorsport ini finis di urutan ke-30 dengan catatan waktu 1m 47.266 detik.

“Kami memiliki dasar yang bagus untuk dikerjakan ketika awal musim dimulai dan semua berjalan dengan baik,” ujarnya. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya