Berita

Politik

Jangan Anggap Enteng Isu Kudeta SBY

KAMIS, 21 MARET 2013 | 16:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Isu kudeta yang dikemukakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak boleh dianggap enteng. Karena itulah seluruh elemen bangsa harus bersatu supaya kudeta itu tidak terjadi.

Demikian dikatakanan Ketua Pimpinan Pusat Kolektif Kosgoro 1957, Leo Nababan, menanggapi isu kudeta yang menurut informasi intelijen bakal dilakukan sejumlah aktivis antikorupsi.

"Informasi intelijen itu tidak boleh dianggap enteng. Harus disikapi dan diantisipasi," kata Leo di Jakarta, Kamis (21/3).


Leo mengatakan, Kosgoro 1957 sebagai ormas tua perlu mengingatkan agar komitmen kebangsaan tentang mekanisme kepemimpinan nasional lima tahunan agar tetap diamankan.

Menurutnya, jika ada perbedaan pendapat dalam negeri demokrasi adalah sah. Namun, demokrasi itu harus tetap menjaga keutuhan NKRI.

"Kalau tidak sepakat dengan kepemimpinan nasional, mekanisme penggantiannya adalah melalui Pemilu, tidak boleh dengan kudeta itu bisa merusak sistem," tegasnya.

Dia mengungkapkan bahwa saat ini Kosgoro 1957 akan memperjuangkan mekanisme kepemimpinan lima tahunan ini secara benar dan konsisten.

"Kami mendukung kepemimpinan Presiden SBY-Boediono sampai berakhir masanya," pungkasnya.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya