.Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mulai mengeluhkan penurunan penjualan sepeda motor tahun ini. Pasalnya, sejak kebijakan kenaikan uang muka (down payment) kredit motor diberlakukan, penjualan di Februari 2013 mengalami penurunan sebesar 2,5 persen atau 12.779 unit dari 653.357 unit dibanding periode sebelumnya yang mencapai 666.136 unit.
Menurut Ketua Umum AISI Gunadi Sindhuwinata, masalah kenaikan DP ini sangat mengÂganggu pasar motor tahun ini. Apalagi, kebijakan DP ini akan diterapkan ke perbankan syariah.
“Banyak konsumen yang meÂÂÂÂnunÂda memÂbeli motor lanÂtaran beÂsarnya DP yang harus diÂbayar. ApaÂlagi, kebijakan terÂsebut akan diÂberlaÂkuÂkan pada bank syaÂriah dan itu akan memÂpersulit masÂyarakat membeli motor,†keluh Gunadi, akhir pekan lalu.
Berdasarkan data AISI, total penjualan Februari 2013, PT AsÂtra Honda Motor (AHM) meÂnguasai pasar sekiÂtar 61,4 persen atau sebanyak 401.103 unit. PenÂjualan AHM bulan lalu naik tipis 0,63 perÂsen dari Januari sebesar 398.608 unit.
Wakil Ketua AISI Johannes Loman menyatakan, meskipun penjualan motor mengalami peÂnurunan, namun hal itu tidak menyurutkan para Agen PemeÂgang Merk (APM) Indonesia untuk melakukan investasi di Indonesia.
“Sudah banyak produsen moÂtor yang menambah investasinya di Indonesia. Saat ini, pasar seÂpeda motor berada di sekitar 7 juÂta unit. Sedangkan untuk kapaÂsiÂtas produksi berada pada angka 8 juta unit per tahun,†imbuhnya.
Loman menyatakan, penjualan motor akan tetap berÂada di kiÂsaran 6 juta unit. PeÂnuÂrunan di awal tahun ini berdampak pada
market setahun ke depan.
“Diharapkan daya beli maÂsyaÂrakat bisa meningkat, karena pendapatan juga meningkat deÂngan adanya kenaikan Upah Minimum Regional (UMR),†kata Loman.
Deputy General Manager Sales Division AHM Thomas Wijaya mengatakan, kondisi pasar seÂpeda motor nasional masih cenÂderung lesu, sehingga belum ada pertumbuhan permintaan sigÂniÂfikan dari konsumen.
“Namun, kami tetap optimis penjualan akan semakin meningÂkat. Apalagi di segmen sepeda motor sport terÂcatat terjadi lonÂjakan penjualan, yaitu sekitar 34,5 persen dari hanya 80.311 unit pada Februari 2012 menjadi 108.037 unit pada bulan lalu,†ungkap Thomas.
Thomas optimis dengan adaÂnya produk baru Honda, penjualÂan bisa tembus 1,2 juta unit motor di kuartal I 2013 atau naik 13,21 persen.
Manager Pemasaran 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Yohan Yahya menuturkan, penuÂrunan penjualan motor terjadi lantaran anÂjloknya permintaan pasar di Jawa dan luar Jawa.
“Meski uang muka Bank SyaÂriah berlaku pada April, tapi suÂdah ada sebagian yang meÂneÂrapkan secara bertahap aturan tersebut,†tutur Yohan.
Tahun ini, AISI mencatat penÂjualan motor hanya naik tipis di Februari 2013.
Sebanyak 653.357 unit mampu diserap pasar atau naik 0,52 persen dibanding JaÂnuari sebanyak 649.983. [Harian Rakyat Merdeka]