Berita

Bisnis

Tiga Tersangka Perampokan di Taksi Diringkus

SENIN, 18 MARET 2013 | 13:11 WIB

Aparat Polda Metro Jaya meringkus tiga orang diduga tersangka perampokan menggunakan taksi "Pratama" terhadap dua orang penumpangnya di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, pada Sabtu (9/3).

"Satu pelaku menjadi supir, dua pelaku lainnya menumpang dari bagasi yang mengancam kedua korban," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Senin (18/3).

Rikwanto menjelaskan bahwa awalnya kedua korban Flora Waas dan Lani Sawarno menumpang taksi "Pratama" berwarna putih yang dikemudikan tersangka, RU dari Grand Hyatt, Jakarta Pusat, menuju Pondok Kopi.


Salah satu korban menyuruh pengemudi taksi melewati daerah Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, namun sesampainya di depan Apartemen Sudirman Park, muncul dua pelaku, RH dan AS dengan cara mendorong kursi belakang dari arah bagasi. Kedua tersangka mengancam korban dengan senjata tajam, kemudian meminta nomor rahasia (pin) kartu anjungan tunai mandiri (ATM) korban.

"Pelaku juga melakban muka dan mengikat tangan kedua korban," ujar Rikwanto.

Pelaku mengambil uang tunai melalui mesin ATM milik kedua korban hingga Rp 45 juta, termasuk perhiasan dan telepon selular milik korban. Selanjutnya, para tersangka membuang kedua korban di daerah Kalideres, Jakarta Barat.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Toni Harmanto mengungkapkan tersangka RH ditangkap di Jalan Abdul Wahab, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan tercatat sebagai residivis kasus pencurian dengan pemberatan sebuah rumah. Sedangkan, tersangka RU diringkus di Pamulang Timur, Tangerang Selatan, Banten dan AS di Sawangan Depok, Jawa Barat.

Toni menyebutkan polisi menelusuri kemungkinan kelompok penjahat itu, dengan peristiwa perampokan terhadap penumpang taksi dengan modus yang sama di daerah Ambasador, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Sementara itu, tersangka RU mengaku sudah sebulan menjadi supir taksi "Pratama", sebelumnya menjadi supir angkutan kota Cileunyi-Cililin, Bandung, Jawa Barat.[ant/wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya