Berita

Bisnis

Lawan "Silent Killer" dengan EPI ECG Genggam

JUMAT, 15 MARET 2013 | 18:18 WIB | LAPORAN:

Penyakit jantung merupakan salah pembunuh paling berbahaya, bahkan ada yang menyebutnya sebagai “silent killer”. Untuk mengurangi serangan jantung diperlukan alat yang mudah dan akurat dalam mendeteksi gejala-gejala penyakit mematikan tersebut. Salah satunya adalah EPI ECG GENGGAM.

Perkembangan alat-alat kesehatan semakin maju dan canggih. Dan alat yang dikenal dengan nama EPI ECG GENGGAM ini bisa mendeteksi secara dini gangguan jantung dimana pun penggunannya berada. Alat canggih bikinan perusahaan EPI Mobile Health Solutions (S) PTE dari Singapura ini  diperkenalkan oleh PT. Mandiri Makmur Mahardika kepada publik di Jakarta, Jumat (15/3).

Bekerjasama dengan PT. ECG Piranti Interpretasi, EPI ECG GENGGAM merupakan layanan call center untuk menjawab kebutuhan atas interpretasi ECG kapan saja dan dimana saja, informasi rumah sakit, informasi kedaruratan, medical record. Layanan tambahan untuk berhubungan dengan dokter dapat dilakukan melalui perangkat ini.


ECG adalah alat diagnosa seukuran HP (handphone) yang mengukur dan merekam aktivitas elektronika dari jantung Anda. ECG sangat berguna untuk mendeteksi secara dini denyut jantung yang tidak normal dan hal-hal yang memicu serangan jantung.

Dirut PT. ECG Piranti Interpretasi (EPI), dr. Sonni Nugroho,  mengatakan,  ECG genggam mempunyai tingkat akurasi  98 persen dibandingkan  dengan 12 lead ECG konvensional.

"EPI ECG GENGGAM adalah ECG genggam multi lead, single-chanel, yang dapat merekam 3 limb leads dan 6 chest satu persatu, melalui komunikasi  jaringan selular,” katanya saat launching alat ini di Jakarta, Jumat sore (15/3).

Karena itulah, lanjut dr. Sonni, ECG sangat berguna untuk mendeteksi dini gejala gangguan jantung.

Tingkat prevalensi penyakit jantung mencapai 7 hingga 12 persen per tahun.  Mengingat penduduk  DKI jakarta sebanyak 10-an juta, maka paling sedikit  ada 700.000 pasien jantung. Fakta ini sungguh miris, sehingga pencegahan serangan jantung  sangat diperlukan.

Dalam upaya memasyarakatkan alat ini lebih luas kepada masyarakat, PT. Mandiri Makmur Mahardika bekerjasama dengan Yayasan Jantung Indonesia (YJI). Yayasan ini akan fokus kepada peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah. [ald]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya