Berita

HATTA RAJASA/IST

Bisnis

Hatta Rajasa: Pembatasan Impor Bawang Putih Belum Tepat

RABU, 13 MARET 2013 | 13:55 WIB

Menko Perekonomian Hatta Rajasa meminta Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan agar memperbaiki sejumlah kebijakan terkait tata niaga produk hortikultura termasuk bawang sehingga tidak menimbulkan gejolak harga.

"Soal bawang saya minta Mentan dan Mendag untuk melakukan bilateral sesegera mungkin untuk memperbaiki permentan dan permendag terutama hal yang berkaitan dengan bawang putih juga dan tata niaganya diperhatikan agar suplainya cukup," kata Hatta di Kantor Presiden Jakarta usai mendampingi Presiden menerima Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN), Rabu (13/3).

Hatta mengatakan, pembatasan impor bawang putih sejauh ini dinilai kurang tepat karena produksi dalam negeri belum dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri secara keseluruhan.


"Pembatasan bawang putih kurang begitu tepat karena petani kita baru mensuplai lima persen. Sangat tidak wajar kalau bawang mendorong inflasi sampai 0,17-021 dari 0,75 persen .Oleh karena itu ini harus kita atasi. Hari ini bilateral Mentan dan Mendag. Sebetulnya setelah itu akan disampaikan pada Menko Perekonomian untuk dibahas. Intinya segera pasokan pasar segera dipenuhi," tegasnya.

Menko Perekonomian mengatakan, kebijakan untuk mengendalikan impor tidak salah namun harus memperhatikan kondisi yang ada sehingga tidak terjadi distorsi di pasar.

"Jika terjadi distorsi itu mengungkit harga, jika harga meningkat maka inflasi. Jadi kalau seperti ini harus kita cermati. Untuk sekarang, tanpa kita harus kehilangan keinginan kita untuk swasembada dan memberdayakan petani, kita akan tetapi suplai dan demand tetap harus dijaga karena tugas kita juga untuk menjaga inflasi jangan sampai daya beli masyarakat tergerus karena inflasi yang tinggi," katanya.[ant/wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya