MA (17), Siswi SMU Negeri 22 Jakarta yang perlakuan tak senonoh dari seorang guru sekaligus wakil kepala sekolah, terus berupaya mengejar ketinggalan pelajaran di sekolahnya.
Seperti hari ini, ia kembali mengikuti try out susulan guna menghadapi Ujian Nasional April mendatang. Ada tiga mata pelajaran yang diujikan sekaligus kepada MA.
"Kayak kemarin, dia mengejar ketinggalan pelajarannya dengan tiga hari ikut try out. Karena psikologisnya belum stabil, akhirnya dia ikut try out susulan. Enam pelajaran tertinggal, hari ini tiga pelajaran langsung dia kejar. Kemungkinan di hari yang lain ikut lagi," kata salah seorang tim Advokasi MA, Hepata Berliana Aritonang yang ditemui di depan SMU Negeri 22, Jalan Utan Kayu, Jakarta Timur, Jumat (8/3).
Menurut Berliana, MA masih membutuhkan pendampingan ekstra pasca kasus yang menimpa siswi tersebut. Ia bersyukur, pihak sekolah sejauh ini menerima MA dengan baik.
"Tidak ada perbedaan yang dilakukan pihak sekolah kepada dirinya. Kembali ke korban apakah dia siap menjalani hari-hari di sekolahnya, atau tidak," ujarnya.
MA sendiri, dalam pantauan
Rakyat Merdeka Online, belum bisa ditemui karena tengah mengikuti try out susulan. Seperti diberitakan, MA melaporkan seorang gurunya yang berinisial T (46) ke Polda Metro Jaya atas tuduhan perilaku pelecehan seksual. Namun demikian, proses masih dalam tahap penyelidikan, karena MA tidak menyertakan laporan dengan bukti pendukung yang kuat.
[wid]