Berita

Bisnis

Tersangka Mutilasi Tol Cikampek Nyewa Angkot Buat Belanja

KAMIS, 07 MARET 2013 | 12:37 WIB

Penyidik Polres Metropolitan Jakarta Timur mendapatkan informasi tersangka mutilasi, BS alias Impuh menyewa angkutan kota KWK 03 jurusan Cililitan-Kampung Rambutan, untuk belanja ke pasar.

"Tersangka menyewa angkot untuk belanja karena tukang soto," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto di Jakarta, Kamis (7/3).

Rikwanto mengatakan, BS menyewa angkot yang digunakan untuk membuang potongan tubuh istrinya, Darna Sri Astuti kepada pengemudi angkot bernama Martin dan Oki.Tersangka BS menyewa angkot kepada Oki dan Martin pada Senin (4/3) malam dan janji dikembalikan pada Selasa (5/3) pagi, karena mau digunakan untuk menarik penumpang.


Lanjut Rikwanti, BS lalu mengemudikan angkot menuju pintu Tol Cawang-Bekasi menuju Cikampek, kemudian membuang kantong plastik berisi potongan tubuh Darna dibantu pembantu korban, TN pada beberapa lokasi di jalan tanpa hambatan tersebut.

Aparat Polres Metro Jakarta Timur menangkap BS dan TN yang diduga terlibat pembunuhan, serta mutilasi korban Darna Sri Astuti yang diduga bermotifkan cemburu tersebut di kawasan Kampung Rambutan, Ciracas, Rabu (6/3) sekitar pukul 20.30 WIB.

Sebelumnya, petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalulintas Polda Metro Jaya, Brigadir Kepala Polisi Erik Suryadi menemukan potongan tubuh manusia diduga korban mutilasi tercecer di sepanjang Jalan Tol Cikampek arah Bekasi, Selasa (5/3) sekitar pukul 07.20 WIB.

Potongan tubuh yang ditemukan, yakni kaki kanan di KM 2.00, tangan kanan (KM 1.20), tangan kiri dengan dada terdapat payudara (KM 2.20) dan kaki kiri (KM 3.30).
Selanjutnya, potongan kulit di dalam kantong plastik warna hitam diikat plastik biru (KM 2.60) dan potongan kepala dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam diikat plastik biru (KM 3.80).[ant/wid]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya