Berita

ilustrasi

Bisnis

Hasil Kerajinan UKM Lokal Didorong Go International

KAMIS, 07 MARET 2013 | 08:05 WIB

DPR mendorong pelaku usaha kecil menengah (UKM) go internasional. Anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Muhajir mengatakan, kualitas hasil kerajinan UKM di Indonesia sudah sangat tinggi. Dia mencontohkan perajin tikar mendong, bisa dipakai untuk alas jamaah haji saat wukuf di Arafah, asal Tasikmalaya Jawa Barat.

“Produk kerajinan anyaman mendong ini sebenarnya memang telah lama ditetapkan sebagai komoditas khas Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Muhajir, kemarin.

Menurut dia, sentra-sentra produksi mendong itu tersebar di 22 desa yang meliputi sembilan wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Cineam, Karangnunggal, Manonjaya, Karangjaya, Gunung Tanjung, Sukahening, Cikatomas dan Salopa.


Pada saat ini berbagai produk kerajinan anyaman mendong yang ditekuni masyarakat setempat itu berupa topi, tikar, tas, boks dan lain-lain sesuai dengan pesanan konsumen.

Anggota Komisi VI DPR ini berjanji akan terus mendorong agar anyaman tikar mendong hasil kerajinan masyarakat Tasik tersebut dipromosikan sebagai alas saat jamaah haji Indonesia wukuf di Padang Arafah pada musim haji, menggantikan alas plastik yang berasal dari negara lain.

“Harus diingat setiap upaya pengembangan produk tikar dari anyaman mendong ini akan membawa dampak luas terhadap perekonomian masyarakat,” ucapnya.
Berdasarkan data tahun 1999 saja, total produksi anyaman mendong 6.636.600 satuan produk senilai Rp 49.245.300.000. Dari total produksi tersebut baru 10 persen yang diekspor. Dengan demikian, pasar masih terbuka luas untuk mengembangkan kerajinan mendong ini apabila ada promosi dan pengenalan yang serius.

Muhajir juga mengimbau perlunya pemberdayaan melalui pelatihan-pelatihan, koperasi dan pameran secara berkala. “Kami di DPR akan mendesak mitra-mitra kerja memberikan atensi untuk pengembangan dan pemberdayaan perajin UKM,” jelasnya.

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) juga mendorong kalangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan momen pembentukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community/AEC) pada 2015.

“Para UKM merasa optimis produk yang mereka hasilkan bisa bersaing di pasar bebas,” kata Deputi Bidang Pengkajian Sumber Daya UMKM Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta.

Dia optimistis UKM di dalam negeri tidak takut menghadapi persaingan global, termasuk membanjirnya barang-barang dari China karena secara kualitas tidak akan kalah.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya