Berita

Politik

KORUPSI HAMBALANG

Dewan Pembina Sampai Bendaharanya Tersangka, Pantaskah Demokrat Ikut Pemilu?

SELASA, 05 MARET 2013 | 17:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melihat kasus sport center Hambalang sebagai sebuah "kejahatan korporasi" yang dilakukan Partai Demokrat, maka bukan tidak mungkin partai berlambang mercy itu dibubarkan.

Demikian Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M. Massardhie, usai acara pembentangan spanduk Panca Tuntutan Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) di Jalan Diponegoro nomor 58, Jakarta (Selasa, 5/3).

Menurutnya, jika pimpinan KPK paham sifat organisasi, yang mana dalam organisasi itu terdapat badan pengurus harian yang terdiri dari ketua umum, bendahara dan Sekjen, maka kasus Hambalang ini bisa disebut sebagai kejahatan korporasi yang dilakukan partai tersebut.


"Bendahara umum (Nazaruddin) sudah jadi tersangka, ketum (Anas Urbaningrum) juga sudah, demikian juga sekretaris dewan pembina (Andi Mallarangeng). Sementara, Sekjen dalam proses menjadi tersangka," ujarnya.

Rangkaian korupsi di atas adalah korupsi partai. Terlebih, hasil korupsi itu, seperti dikatakan Muhammad Nazaruddin, dibawa ke kongres Demokrat. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya