Berita

ilustrasi, sapi tebu

Bisnis

RNI Kembangkan Penggemukan Sate

SABTU, 02 MARET 2013 | 08:00 WIB

Pengembangan usaha bidang peternakan dan penggemukan sapi oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) di Majalengka terintegrasi dengan perkebunan tebu dan pabrik gula. Para sapi-sapi yang diternak dan digemukan di kawasan ini diberi nama sate alias sapi tebu.

“Sapi terintegrasi dengan tanaman tebu makanya disebut sate,” kata Direktur Utama RNI Ismed Hasan Putro, kemarin.

Dari total area pabrik gula (PG) Jatitujuh seluas 12.000 hektar, sebanyak 8.000 hektar di antaranya digunakan untuk perkebunan tebu, sisanya 4.000 hektar lainnya untuk fasilitas umum seperti jalan dan rumah pegawai. Di pusat penggemukan dan RPH ini, RNI bisa menggemukan 500 ekor sapi. Para sapi tersebut bisa memakan hasil limbah tebu yang tidak terpakai hasil pabrik.


“Tetes tebu dan pucuk tebu terhadap sapi itu sangat kompetitif konsentratnya dengan dikombinasikan dedak, rumput gajah dan ampas tahu,” jelasnya.

Nantinya, penggemukan sapi dengan pakan ternak tanaman tebu akan bersinergi dengan RPH modern yang akan selesai 10 November 2013.

RPH Jatitujuh ini memiliki kapasitas pemotongan 30.000 ekor sapi per tahun atau sekitar 2.500 ekor sapi per bulan atau 100 ekor per hari.
 
Menurut Ismed, RPH ini memiliki luas 4 hektar dengan biaya investasi yang diperlukan untuk membangun RPH ini senilai Rp 25 miliar. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya