Berita

ilustrasi, elpiji 12 kilogram

Bisnis

Baru Diusulkan, Eh Harga Elpiji 12 Kg Sudah Naik Di Pasaran...

Pertamina Wacanakan Kenaikan Harga Elpiji Non Subsidi Maret
RABU, 27 FEBRUARI 2013 | 08:17 WIB

Harga elpiji 12 kilogram (kg) baru diusulkan naik oleh Pertamina. Namun, kenyataan di lapangan, harga jual tabung biru ini sudah mengalami kenaikan.
Berdasarkan pantauan Rak­­yat Merdeka di sebuah toko ece­ran yang berada di daerah Sa­wangan, Depok, kemarin, ter­nyata harga elpiji 12 kg sudah naik. “Wah harganya sudah naik Rp 2.000 mas sekarang,” kata penjaga toko, Arif.

Arif yang mengenaikan kaos cok­lat itu mengaku harga elpiji 12 kg per tabung sebelumnya Rp 76.000, sekarang sudah Rp 78.000 per tabung. Menurut dia, ke­naikan itu dipengaruhi oleh be­rita soal rencana kenaikan harga oleh Pertamina.  “Setiap ada ren­cana kenaikan, pasti harganya su­­dah naik duluan,” tuturnya.

Gara-gara kenaikan harga itu, Arif mengaku banyak pelang­gan­nya yang bertanya. Padahal, ke­naikan itu sudah dari agen. Apa­lagi barangnya saat ini sudah mu­lai langka karena ada yang me­na­han stok. Dia mengaku minggu ini agak sulit mendapatkan stok.

Gara-gara kenaikan harga itu, Arif mengaku banyak pelang­gan­nya yang bertanya. Padahal, ke­naikan itu sudah dari agen. Apa­lagi barangnya saat ini sudah mu­lai langka karena ada yang me­na­han stok. Dia mengaku minggu ini agak sulit mendapatkan stok.
Arif mengatakan, rencana ke­naikan harga elpiji dari Rp 76.000 menjadi Rp 95.600 tidak akan sa­ma dengan harga di lapangan.

“Har­ganya bisa mencapai Rp 100 ribu pas sampai ke tangan konsumen,” ucapnya.

Oleh sebab itu, Arif mengaku heran dengan kenaikan ini. Se­bab, belum ada pengumuman res­mi dari Pertamina terkait rencana kenaikan tersebut. “Harga yang baru ini akan tetap bertahan mes­kipun Pertamina batal menaik­kannya,” tandasnya.
Hal yang sama dikatakan Rizal, pemilik toko eceran di kawasan Pa­mulang, Tangerang Selatan. Dia mengaku harga elpiji 12 kg saat ini seharga Rp 78.000.

“Kalau muncul wacana harga elpiji naik, bisa naik lagi nih. Bisa-bisa Rp 100 ribu sampai ke tangan pembeli,” katanya.

Untuk diketahui, saat ini harga elpiji 12 kg dari Pertamina Rp 70.200 per tabung. Tapi harga di konsumen sudah mencapai Rp 98.000 per tabung.

Akibat kenaikan harga elpiji, Hasan, penjual nasi dan mie go­reng di daerah Pondok Cabe juga sudah menaikkan harga jualnya Rp 1.000 per porsi dari Rp 9.000 menjadi Rp 10.000. Hasan me­ng­aku, kenaikan itu karena harga el­piji dan bahan baku lainnya naik.

“Kita pakai elpiji yang 12 kg, tapi sekarang harganya sudah naik. Jadi terpaksa kita naikkan juga,” katanya.

Menko Perkonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah hingga kini belum memutuskan menaikkan harga elpiji 12 kg yang diusulkan Pertamina.  Ala­san­nya, jika harga gas elpiji dila­kukan tahun ini, akan menekan besaran inflasi yang sebelumnya terdongkrak akibat kenaikan tarif dasar listrik (TDL).

Menurut Hatta, pemerintah me­nyadari kesulitan manajemen keuangan Pertamina jika harga  gas elpiji 12 kg tidak segera dila­kukan. Tapi, kebijakan itu per­lu dikaji lagi.

Dia juga menilai, rencana ke­naikan ini akan mendorong mig­rasi besar-besaran ke gas elpiji 3 kg. Menurutnya, dampak ini jus­tru berbahaya karena akan mem­buat bengkak anggaran subsidi.

“Semua ini dihitung. Men­ko itu hati-hati. Menko harus jaga itu, banyak aspek yang harus kita lihat,” ucap Hatta.

Vice President Corporate Com­munication Pertamina Ali Mun­dakir memastikan kenaikan harga elpiji 12 kg akan dilakukan bulan depan (Maret). Jika tidak dinaik­kan, Pertamina diperkirakan akan rugi Rp 5 triliun tahun ini.

“Pasti kita akan naikkan, tang­galnya be­lum ketemu, tapi bulan­nya sudah, Maret,” tegasnya.

Ali mengatakan, untuk me­naik­kan harga elpiji 12 kg Perta­mina tidak perlu meminta izin dari pe­merintah, tapi hanya menyam­pai­kan atau mengko­munikasikan. Pa­salnya, peme­rintah adalah peme­gang saham Pertamina.

Pertamina mengakui saat ini per­seroan telah melanggar Un­dang-Undang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karena telah melakukan bisnis yang merugi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperin­dag) Jawa Barat Ferry Sofwan Arif meminta ada subsidi khusus gas elpiji 12 kg untuk industri kecil dan menengah (IKM). Se­bab, kenaikan harga itu akan ber­dam­pak pada IKM makanan dan minuman.

“Harga produk akan naik se­hingga tidak bisa bersaing dengan yang lain,” tandasnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya