Berita

Istana Dukung Anas Bongkar Centurygate

SELASA, 26 FEBRUARI 2013 | 17:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Staf Khusus Presiden Andi Arief menyambut baik besarnya harapan publik agar Anas Urbaningrum buka-bukaan mengenai megaskandal dana bailout Bank Century Rp 6,7 triliun.

Menurut Andi Arief yang pernah melaporkan Misbakhun ke Polres Jakarta Pusat atas dugaan memiliki letter of credit (LC) fiktif dari Bank Century, ada beberapa item terkait Centurygate yang perlu dibuka oleh Anas.

Pertama, mengenai sepuluh LC bermasalah termasuk yang melibatkan perusahaan milik Misbakhun, PT Selalang Prima Internasional (SPI), yang telah dinyatakan Mahkamah Agung melakukan penipuan seiring ditolaknya permohonan Peninjauan Kembali Direktur PT SPI Frengky Ongkowidjoyo.


"Sementara sembilan LC lainnya berhubungan dengan beberapa partai politik," kata Andi dalam pesan elektronik yang diterima redaksi, Selasa (26/2).

Kedua, lanjut Andi Arief, Anas perlu membuka kasus valas yang melibatkan Dewi Tantular dan dua tokoh penting partai politik besar. Ketiga membuka inisial MT yang memiliki akun di Bank Century senilai Rp 60 miliar.

Keempat membuka nasabah antaboga yang melibatkan yayasan besar sebuah media besar.

Item ke lima yang tak kalah penting untuk dibongkar Anas, kata Andi Arief, adalah membongkar kedekatan Bambang Soesatyo dengan pemilik Century Rifat-Hisyam yang kini jadi buron.

Andi Arief pun mengimbau perlu mendukungan Anas agar membongkar Centurygate.

"Setiap masyarakat nyatakan dukungan kepada Anas yang ketika jadi ketua Fraksi Demokrat, Pansus Century berjalan dan telah memilih opsi bailout adalah benar dilakukan Menkeu Sri Mulyani," demikian Andi. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya