Berita

Politik

Kata Jusuf Kalla, Golkar Bagus Tapi Capresnya Perlu Perbaiki Diri

KAMIS, 21 FEBRUARI 2013 | 15:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menganalogikan perpolitikan jelang Pemilu 2014 dengan kompetisi sebuah band. Dalam kompetisi itu yang dicari adalah personel band dan penyanyi yang baik suaranya.

"Jika Golkar itu band, bagus band (partai)-nya, tapi penyanyi (capres)-nya harus memperbaiki olah vokalnya, harus perbaiki suara (elektabilitas)-nya," ujar Jusuf Kalla, saat menjadi pembicara dalam acara launchin buku karya Burhanuddin Muhtadi berjudul "Perang Bintang 2014: Konstelasi dan Prediksi Pemilu dan Pilpres" di Aula Harun Nasution UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tangsel (Kamis, 21/2).

Pernyataan Jusuf Kalla yang adalah mantan Ketua Umum Golkar ini setidaknya bisa diartikan, elektabilitas Golkar tinggi namun belum sebanding dengan elektabilitas Aburizal Bakrie sebagai capres dari Golkar.


Sementara menyinggung PDIP, JK menyebut partai besutan Megawati Soekarnoputri itu sebagai  band yang cukup kecil tapi penyanyinya sudah lumayan bagus dan hanya butuh pendamping untuk berduet.

"Demokrat, band-nya pada lari, penyanyinya juga tidak ada," ujar JK diikuti tawa peserta.

"Gerindra, band-nya kecil, penyanyinya dianggap pintar bernyanyi walaupun tidak pernah menyanyi," sambung dia.

Disamping itu, masih lanjut JK, masih ada juga penyanyi-penyanyi yang biasa nyanyi dan suaranya bagus tapi tidak ada partai untuk mengusunya menjadi capres.

"Seperti saya, Pak Mahfud dan Pak Endiarto, kan gak punya band," celetuk JK. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya