Berita

Menjelang 2014 Survei Abal-abal akan Semakin Banyak

RABU, 20 FEBRUARI 2013 | 00:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dikhawatirkan menjelang tahun politik 2014 akan semakin banyak survei abal-abal alias asal-asalan yang dilakukan tanpa mengindahkan etika dan metode yang benar. Kredibilitas dan validitas serta akurasi survei abal-abal seperti ini jauh dari kebenaran.

Lembaga yang melakukan survei seperti ini dicurigai hanya mementingkan pesanan dan bayaran daripada pendidikan politik bagi masyarakat untuk menopang demokrasi.

Demikian antara lain keresahan Wakil Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Akhmad Gojali Harahap yang disampaikan kepada redaksi.


Dalam survei yang dikhawatirkannya abal-abal itu, partai Islam dan partai yang berbasis massa umat Muslim seringkali dikorbankan dan dipojokkan.

"Namun demikian partai Islam dan partai yang berbasis massa umat Muslim tidak akan terpengaruh lembaga survei yang terkesan melakukan politik belah bambu, yang di satu sisi mengangkat salah satu partai, tapi di sisi lain memojokkan atau menginjak partai yang lain," ujarnya.

Akhmad Gojali mengatakan bahwa semua partai punya strategi untuk mendapatkan dukungan dari publik. Apalagi PPP partai yang sudah berkali-kali mengikuti pemilu. Berbagai survei yang memperlihatkan elektabilitas PPP melemah sebenarnya tidak sesuai dengan fakta.

Akhmad Gojali juga berharap Komisi Penyelenggara Pemilu (KPU) segera membuat aturan terhadap lembaga survei agar tidak "semraut" seperti yang sekarang. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya