Berita

Politik

Sampai Sekarang Polisi Belum Tahu Siapa Pelempar Bom ke Gereja

SENIN, 18 FEBRUARI 2013 | 15:28 WIB | LAPORAN:

Meski para tokoh agama dan masyarakat luas mendesak Polri untuk cepat menangkap pelakunya, ternyata penyelidikan kasus pelemparan bom molotov ke lima bangunan gereja di Makassar, Sulawesi Selatan, tak kunjung menunjukkan perkembangan berarti.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Agus Rianto, menyatakan, hingga kini Polda Sulawesi Selatan masih melakukan penyelidikan.

"Polda Sulawesi Selatan sampai saat ini melakukan penyelidikan terhadap peristiwa pelemparan bom molotov dan pembakaran terhadap gereja di wilayah Sulawesi Selatan," jelas Agus, di Mabes Polri, Jakarta (Senin,18/2).


Sampai sekarang, saksi yang diperiksa sejak dari peristiwa itu, tambah Agus, sekitar 12 orang. Polisi masih berkutat pada jenis kendaraan pelaku guna mengembangkan penyelidikan.

"Sampai dengan kemarin sudah lebih dari 12 sàksi dimintai keterangan. Belum ada informasi signifikan memang. Terus kami lakukan lebih lanjut jenis kendaran dalam peristiwa yang terjadi," pungkasnya.

Teror bom terjadi di dua Gereja Kristen Indonesia (GKI) yakni GKI, Jalan Samiun nomor 17 Kecamatan Ujung Pandang dan Gereja Toraja Klasis Makassar Jemaat Panakukang di Jalan Pettarani II nomor 3, pada Kamis 14 Februari 2013 dini hari sekitar pukul 04.00 WITA.

Kejadian serupa juga pada 10 Februari 2013 di Gereja Toraja Tiatiara, Kecamatan Tamalate, dan Gereja Toraja Mamasa Jemaat Jordan, Kecamatan Panakkukang. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya