Berita

Politik

KRISIS DEMOKRAT

Bisa Jadi SBY dan Anas Sedang Bersandiwara!

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 | 20:01 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kekuatan Anas Urbaningrum di daerah tidak sebesar yang dibayangkan. Buktinya, ketua DPD Demokrat seluruh Indonesia memenuhi panggilan SBY dan bersedia menandatangani pakta integritas.

"Anas juga teken pakta integritas.Saat teken wajah Anas terlihat tidak tertekan. Tafsirannya bisa jadi semuanya hanya sandiwara,"  ujar pengamat politik dari Universitas Indonesia, Prof. Hermawan Sulistyo kepada media, Kamis (14/2).

Sementara, lanjut dia, ada kalkulasi politik lain yang harus dihitung atas mundurnya Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas sebagai anggota DPR. Ibas merupakan sekretaris jenderal yang dalam sebuah organisasi punya kendali besar.


"Apakah fokus Ibas di partai bisa efektif atau tidak setelah mundur itu persoalan lain, masih perlu diuji oleh waktu," terang Kiki, panggilan Hermawan.

Tapi, bagi Kiki, terlalu spekulatif dan insinuatif kalau disimpulkan sikap santai Anas dalam menghadapi tekanan-tekanan SBY atau kelompok tua di internal Demokrat karena dia punya kuncian mematikan. Misalnya manipulasi suara Demokrat dan SBY pada pemilu 2004 atau soal korupsi Cikeas seperti yang banyak diramaikan.

"Anas pegang kuncian seperti itu, itu bisa iya bisa tidak. Tapi yang jelas, kuncian minimal yang dipegang Anas saat ini adalah daftar caleg dari Demokrat. Dia yang teken karena masih jabat ketua umum. Justru pertarungan sebenarnya ada di penetapan caleg ini," demikian Kiki. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya