Berita

sohibul iman/ist

Politik

PKS: Ibas Terlambat Sadar Tidak Mampu

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 | 18:40 WIB | LAPORAN:

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi positif keputusan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, mundur dari keanggotaan Komisi I DPR.

"Gentleman, karena jujur mengaku tak bisa jalankan amanah karena sibuk di partai," kata Wakil Ketua DPR dari PKS, Sohibul Iman, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Kamis (14/2).

Meski demikian, Sohibul menyayangkan Ibas lamban mengukur kapasitas dirinya. Bahwa sejak awal dia memang tak sanggup mengerjakan tugas sebagai sekjen partai dan anggota DPR secara bersamaan. Seharusnya, kesibukan sebagai sekjen partai sudah bisa diprediksi sebelumnya.


"Ya, jangan setelah sekian tahun baru merasa tidak bisa fokus. Seharusnya sejak awal," ujar pengganti Anis Matta.

Dia membandingkan dengan apa yang terjadi di PKS. Di partainya, aturan soal politisi yang merangkap jabatan publik sudah diatur sejak awal. Misalnya, bila seseorang menjabat setingkat kepala bidang di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sementara di DPR hanya anggota biasa, maka masih dibiarkan rangkap jabatan.

Bahkan, pejabat presiden partai juga dibiarkan tetap menjabat bila hanya menjadi anggota biasa di DPR. Tetapi, bila di DPP menjabat sebagai ketua umum atau presiden, lalu mendapat jabatan setingkat menteri maka dia harus mundur dari salah satu jabatan sejak awal.

"Jadi, di satu sisi dia (Ibas) gentle bahwa tak sanggup rangkap dua jabatan. Namun, di sisi kedua kok baru sadar sekarang. Dari awal dong sadarnya bahwa tugas ini memang susah," jelasnya. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya