Berita

ist

Politik

Dubes Budiarman: Vatikan Tidak Menceritakan Sakit Paus Benediktus XVI

SENIN, 11 FEBRUARI 2013 | 20:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pengunduran Paus Benediktus XVI mengagetkan semua pihak terutama jemaatnya. Disebutkan keputusan pengunduran diri itu karena kondisi kesehatannya yang belakangan ini terus menurun.  

"Semua orang terkejut dengan keputusan itu," kata Duta Besar Indonesia untuk Tahta Suci Vatikan, Budiarman Bahar, kepada pers, Senin (11/2).

Dia menjelaskan, sebelumnya tidak ada tanda-tanda Paus Benedkitus akan mengundurkan diri. Walaupun orang sudah mereka-reka karena tahu kondisi kesehatan beliau tidak fit lagi sehingga kegiatannya akan berkurang.


Hal lain yang juga membuat publik kaget adalah karena lumrahnya pemilihan Paus baru dilakukan setelah Paus yang lama meninggal dunia.

"Ini adalah Paus ke dua yang mundur dengan alasan kesehatan. Pertama tahun 1415, Paus Gregorius juga mundur dengan alasan serupa," kata Budiharman.

Dia memastikan Paus Benedictus XVI yang terpilih sebagai Paus Gereja Katolik Roma pada 19 April 2005 mundur karena semata-mata alasan kesehatan yang terus menurun. Publik tahun dia misalnya pernah kolaps dua tahun lalu. Namun saat mengumumkan pengunduran dirinya, dia bisa berjalan.

"Waktu mengumumkan Paus memimpin sidang pengangkatan Santo. Vatikan tidak menceritakan apa kesehatannya," terang dia.

Budiarman memastikan Paus Benedictus akan tetap menjalankan tugasnya sampai tanggal 28 Februari 2013.  Baru setelah itu mengundurkan diri.  [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya