Berita

Politik

SBY: Rakyat Tidak Bisa Dibeli...

SENIN, 11 FEBRUARI 2013 | 16:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai politik dan calon presiden harus memahami posisi rakyat sebagai pemegang sesungguhnya kekuasaan. Demikian disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menghadiri puncak acara Hari Pers Nasional ke-27, di Menado, Sulawesi Utara, Senin (11/2).

SBY menegaskan, kekuasaan bukan hanya ada di tangan Presiden, menteri, gubernur, bupati dan walikota. Bukan juga hanya milik anggota MPR, DPR dan  DPD, MA, MK, atau juga KPK. Bukan hanya milik politisi dan pengamat, bukan hanya aktivis dan LSM, bukan juga hanya milik wartawan dan para editor.

"Siapa yang akan terpilih menjadi presiden mendatang adalah siapa yang paling disukai oleh rakyat," papar SBY.


Presiden mengajak semua pihak untuk berdoa dan berupaya agar yang disukai rakyat itu juga memiliki watak dan kemampuan yang baik.

"Keputusan rakyat final dan mengikat, tidak boleh diganggu gugat. Rakyat juga tidak bisa dibeli karena mereka punya hati nurani," tutur SBY.

Presiden SBY hadir di Menado didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono. Hadir dalam kesempatan itu antara lain Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Ketua MK Mahfud MD, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Kominfo Tifatul Sembiring, Menteri Perhubungan EE. Mangindaan, Menteri PU Djoko Kirmanto, Menhut Zulkfli Hasan, dan Menteri Peranan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya