Berita

ist

Politik

KRISIS DEMOKRAT

Kader PDIP: Pakta Integritas SBY Pepesan Kosong!

SENIN, 11 FEBRUARI 2013 | 04:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengundang seluruh ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat ke kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, kemarin malam (Minggu, 10/2). Ke 33 ketua DPD tersebut menandatangani pakta integritas di hadapan SBY.

Pakta integritas yang digagas SBY ini bukan hal baru. Sebelumnya dia pernah melakukannya terhadap anggota Kabinet Indonesia Bersatu.

"Pakta integritas tidak menjamin lahirnya kabinet dan pemerintahan yang berintegritas. Faktanya banyak menteri terlibat skandal korupsi," ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Relawan Perjuangan Demokrasi (DPN Repdem), Masinton Pasaribu, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (11/2) dini hari.


Misalnya, sebut dia, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Sri Mulyani (menteri Keuangan) disebut-sebut terlibat megaskandal korupsi bailout Bank Century. Menkoperekonomian Hatta Rajasa terlibat dugaan korupsi kereta api hibah dari Jepang, Menakertrans Muhaimin Iskandar terlibat korupsi dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah, Menteri Pertanian Suswono terlibat korupsi impor daging sapi dan Andi Malllarangeng (Menpora) terlibat korupsi Hambalang.

Menurut Masinton, pakta integritas yang dilakukan SBY terhadap pengurus DPP dan DPD Partai Demokrat ini sebagai integritas semu. Apalagi kepengurusan DPP yang turut menandatangani adalah Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Jhonni Alen Marbun dan Max Sopacua yang sejak lama disebut-sebut terlibat korupsi proyek flu burung, dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono diduga menerima aliran dana hasil korupsi Nazaruddin dan mengemplang pajak.

"Integritas tidak lahir dari secarik kertas yang ditandatangani. Integritas lahir dari tindakan dan niat baik, yaitu satunya kata dan perbuatan," tegas dia.

Masinton menambahkan, rakyat sudah cerdas menilai dan membandingkan mana yang sejati membangun integritas asli yang berkesesuaian dengan tindakan dan mana yang membangun integritas semu atau palsu.

"Integritas semu yang dilakukan SBY terhadap anggota kabinet dan pengurus Partai Demokrat tidak bisa menghilangkan pandangan masyarakat tentang perilaku korup para menteri pemerintahan SBY-Boediono serta pengurus Partai Demokrat. Penandatanganan pakta integritas di tengah-tengah kepemimpinan yang tidak lagi memiliki integritas sama halnya dengan pepesan kosong," demikian Masinton. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya