Berita

Politik

1000 Mahasiswa Akan Kepung KPK Desak Usut Korupsi Cikeas

MINGGU, 10 FEBRUARI 2013 | 23:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Gabungan elemen mahasiswa dari berbagai kampus yang tergabung dalam Barisan Kesatuan Mahasiswa Pemuda Anti Cikeas (BASE Camp Anti Cikeas) siap menggelar aksi turun ke jalan untuk mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas korupsi keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kami mendesak KPK mengusut tuntas kasus korupsi Cikeas," kata Koordiantor BASE Camp Anti Cikeas, Yusuf Ariadi kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu, Minggu (10/2).

BASE Camp Anti Cikeas terdiri dari HMI BSI, HMI UHAMKA, FORKOMBAT, Armada Cawang, HMI Stie Swadaya, FIM, SERGAP, dan KAMERAD. Yusuf mengatakan, BASE Camp Anti Cikeas akan bergabung untuk menggelar aksi pada hari Rabu (13/2) mendatang.


"KPK harus berani membongkar keterlibatan SBY dalam korupsi Bank Century, IT KPU, dan pemberian dana dari Nazaruddin kepada Ibas," tegasnya.

Yusuf juga mendesak kepada KPK untuk mengusut tuntas dugaan penyelewengan pajak keluarga SBY yang bocor ke publik belum lama ini.

"Dalam laporan Surat Pemberitahuan Pajak SBY jelas bahwa itu sebuah indikasi adanya korupsi. Kami tidak ingin Indonesia hancur akibat ulah dari presidennya," ungkapnya.

Aksi direncanakan diikuti 1000 mahasiswa dan akan mengepung Gedung KPK. "KPK jangan takut, kami siap mendukung penuh pemberantasan korupsi keluarga SBY," tandas Yusuf. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya