Berita

Politik

KRISIS DEMOKRAT

Secara Eksplisit Konstitusi Demokrat Tak Mengatur SBY Bisa Ambilalih Kendali DPP...

SABTU, 09 FEBRUARI 2013 | 03:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Seluruh pimpinan dan kader Partai Demokrat wajib menghormati dan mendukung kebijakan penataan, penertiban dan konsolidasi partai yang diserukan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Berdasarkan AD/ART partai, Majelis Tinggi adalah lembaga tertinggi dalam partai sehingga keputusannya harus dipatuhi dan dilaksanakan," ujar Ketua Divisi Hubungan Eksternal Partai Demokrat, Andi Nurpati, kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu (9/2) dini hari.

Andi yang adalah mantan Komisioner KPU mengatakan secara eksplisit memang tidak ada disebut dalam Anggaran Dasar mengenai kewenangan Majelis Tinggi mengambil alih kendali Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Tapi, keputusan tersebut tetap dimungkinkan untuk dilakukan SBY selaku ketua Majelis Tinggi karena situasi partai yang lebih membutuhkan langkah-langkah strategis.


"Pasal 13 Anggaran Dasar partai sudah jelas menempatkan posisi Majelis Tinggi Partai Demokrat untuk mengambil keputusan-keputusan strategis. Hal itu (keputusan SBY ambil alih kendali DPP) dapat dianalogikan demikian," jelasnya.

"Semua kader harus menghormati dan mematuhi keputusan Majelis Tinggi demi kemaslahatan," kata Andi lagi.[dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya