Berita

sby/rmol

Politik

SBY: Semua Kader Harus Teken Pakta Integritas

JUMAT, 08 FEBRUARI 2013 | 23:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Upaya penataan, penertiban, dan konsolidasi Partai Demokrat dipimpin dan dikendalikan langsung oleh Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam rangka itu, seluruh kader Demokrat harus meneken Pakta Integritas.

"Utamanya Dewan Pengurus Pusat (DPP), Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, DPD, DPC, dan eksekutif di pusat dan daerah," kata SBY kepada pers di kediamannya di Puri Cikeas, Bogor, Jumat malam (8/2).

SBY tegaskan, Pakta Integritas harus selesai Februari 2013. Bagi kader yang tidak bersedia menandatangani, akan ada sanksi. Bagi pejabat utama Partai Demokrat yang tidak bersedia, kata SBY, akan langsung diberhentikan dari kepengurusan partai.


Selain itu SBY juga memerintahkan seluruh pejabat dan kader partai melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pengawas Partai Demokrat. Setiap kader partai juga diminta untuk melaporkan Nomor Pokok Wajib Pajak.

"Kita akan menggunakan format (laporan) seperti yang dipakai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," kata dia.

Sebelumnya, SBY menyampaikan sebagai bagian dari upaya penyelamatan partai, dia meminta Anas Urbaningrum lebih memfokuskan diri pada upaya menghadapi dugaan masalah hukum yang sedang ditangani KPK. Tim hukum Partai Demokrat siap memberikan bantuan hukum.

SBY melakukan jumpa pers seorang diri. Tidak ada satu pun dari Majelis Tinggi Partai yang hadir menemani SBY. [dem]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya