Berita

sby/ist

Politik

Tidak Mungkin SBY Lengserkan Anas Di Tengah Jalan

JUMAT, 08 FEBRUARI 2013 | 19:53 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kalangan internal Partai Demokrat tidak yakin Susilo Bambang Yudhoyono selaku ketua Dewan Pembina dan Majelis Tinggi akan melengserkan Anas Urbaningrum sebelum masa tugasnya sebagai ketua umum berakhir tahun 2015.

"Sebagai orang yang memegang teguh konstitusi, sudah pasti SBY tidak akan mengambil langkah-langkah inkonstitusional. Tidak mungkin SBY mau menurunkan Anas di tengah jalan karena dia terpilih secara konstitusional," ujar fungsionaris Partai Demokrat, Farhan Effendi, kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (8/2).

Farhan yang aktif di Departemen Polkam DPP Partai Demokrat memastikan, tidak ada pelengseran Anas. Isu tersebut dibesar-besarkan oleh musuh-musuh partai dengan tujuan menggembosi suara Demokrat pada Pemilu mendatang.


"Hari ini Anas diisukan sudah ditetapkan sebagai tersangka tapi nyatanya KPK membantahnya. Ini upaya pembunuhan karakter. Ada pola-pola sistematis dari kelompok tidak bertanggungjawab untuk menghancurkan Demokrat," katanya.

Diingatkan Farhan yang merupakan Ketua Umum Banteng Kedaulatan (BK), ormas pendukung SBY-Boediono, seluruh kader Demokrat harus solid dan berpikir positif terhadap isu-isu yang coba disusupkan untuk menghancurkan partai. Pemilu sudah dekat dan sebaiknya menggiatkan diri untuk bekerja di basis pemilih. Apalagi,  elit bukan unsur yang menentukan di Pemilu mendatang.

"Semua kader Partai Demokrat harus menajamkan diri ke luar, bukan menajam ke dalam. Jangan mau terkooptasi dan diadu domba. Itu merugukan partai," demikian Farhan. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya