Berita

andi arief/ist

Politik

Andi Arief: Jangan Lupakan Peringatan BMKG Soal Banjir Jakarta

RABU, 06 FEBRUARI 2013 | 22:49 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Pencabutan status darurat banjir Jakarta disesalkan Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Andi Arief. Pasalnya, keputusan situasi tanggap darurat yang berakhir 27 Januari lalu dilakukan tanpa mempertimbangkan prediksi cuaca Badan Meteorolgi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sementara hari ini terbukti sejumlah wilayah di Jakarta kembali direndam bajir.

"Informasi BMKG harusnya menjadi acuan utama dalam pengambilan keputusan dalam memutuskan apakah keadaan tanggap darurat banjir Jakarta berakhir atau tidak," kata Andi kepada wartawan, Rabu (6/1).

Seperti diketahui, hujan yang mengguyur Jakarta sejak Rabu sore (6/2) telah membuat beberapa titik banjir di Ibukota kembali tergenang air. Genangan air antara lain terjadi di Balaikota dengan ketinggian mencapai  15 cm. Kantor Satpol PP, Crisis Center, Humas dan Protokoler Pemprov DKI serta ruang pelayanan kesehatan gawat darurat yang ada di sekitaran Balaikota ikut tergenang.


Beberapa kawasan perkantoran juga tak luput dari banjir akibat hujan dengan intensitas sedang yang terjadi sejak sore hingga malam ini. Antara lain terjadi di sekitar gedung KPK, depan gedung UOB, area depan Mall Citraland, kawasan Tomang, depan Universitas Tarumanagara, depan gedung ex PLN, terowongan Casablanca, depan Plaza Semanggi, dan beberapa kawasan lainnya.

Banjir juga telah mengakibatkan jalan protokol seperti Thamrin-Sudirman, Harmoni-Tomang dan jalan protokol lainnya lumpuh. Antrian kendaraan memadati jalanan menimbulkan kemacetan total pada jalan-jalan tersebut.

Boleh saja, kata Andi, beberapa kalangan menganggap hujan yang mengguyur Jakarta hari ini sebagai kegagalan rekayasa hujan yang dilakukan Pemprov DKI dengan BPPT dan BNPB. Namun menurut dia, penting bagi semua pihak yang terkait banjir untuk menjadikan informasi BMKG sebagai acuan utama dalam pengambilan keputusan.

Menurut Andi pencabutan situasi tanggap darurat yang berakhir pada 27 Januari lalu dan kemudian dilanjutkan dengan masa transisi kedaruratan sampai dengan 26 Februari yang dicanangkan BNPB, merupakan keputusan terburu-buru dengan tanpa mempertimbangkan prediksi keadaan cuaca tiga bulan ke depan. Sementara BMKG sudah mengingatkan melalui prediksinya soal keadaan cuaca sampai Maret mendatang.

"Kedepan, perlu kiranya dibentuk badan khusus penanggulangan banjir Jakarta yang secara khusus pula melakukan antisipasi berbagai potensi banjir yang akan menerpa Ibukota," demikian Andi. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya