Berita

Titi Sjuman

Blitz

Titi Sjuman, Ceraikan Aksan Sehari Setelah Liburan Ke Carita

RABU, 06 FEBRUARI 2013 | 09:20 WIB

Titi dan Aksan masih fokus dengan pekerjaan. Baru akan mengklarifikasi perceraian di depan media, Sabtu depan.

Titi Sjuman menggugat cerai Wong Aksan pada 31 Januari 2013. Ironisnya, gugatan cerai itu dilakukan hanya selang sehari setelah mereka kembali dari liburan bareng di Pantai Carita. Padahal, lazimnya orang bercerai, biasanya sudah diem-dieman sebelum proses cerai atau minimal pisah ranjang.  Kisah tentang liburan itu dipaparkan Titi lewat kicauannya di twitter.

“IMB done for this year! Now otw to carita with @aksansjuman Miyake @popirindo Roy n charlie. Holidaaaayyy mode on! :D ,” tulis juri acara Indonesia Mencari Bakat (IMB) itu pada 30 Januari.


Perceraian Titi dan Wong Aksan memang jadi sorotan. Selain jarang digosipin miring, sidang perdana perceraian mereka digelar tepat di Valentine’s Day, 14 Februari depan. Merasa terusik dengan pemberitaan media, Titi angkat bicara melalui twitter @titisjuman.

“Sabtu tanggal 9 Insya Allah saya akan memberikan statement. Mohon pengertian rekan media. Terima kasih. Salam, Aksan&Titi,” tulisnya.

Bagi Titi maupun Aksan, untuk saat ini mereka belum mau membicarakan perihal perceraian. Titi menginginkan waktu yang tepat untuk membeberkan kepada media.

“Dear rekan media,bukan kami tidak mau memberikan klarifikasi,tapi saat ini kami sedang fokus menyelesaikan pekerjaan kami dan belum bisa diganggu dulu,” kicau bintang film Mereka Bilang, Saya Monyet! dan Minggu Pagi di Victoria Park ini.

 Titi dan Wong Aksan juga tak terlihat saat disambangi wartawan di rumahnya, daerah Bintaro, Jakarta Selatan, kemarin. Seperti disengaja, mereka ‘mengutus’ Peris, supir pribadi untuk menemui awak media yang setia menanti klarifikasi mengapa rumah tangga mereka retak.

“Tadi kan pas saya masuk, saya lihat banyak pers. Terus saya telepon ibu (Titi). Kata ibu, Tolong temuin saja, bilang jangan tungguin saya, saya pulangnya larut,” ucap Peris.

Anehnya selama bertugas, Peris nyaris tidak pernah mendengar kedua majikannya itu ribut apalagi bertengkar secara fisik. Makanya ia kebingungan bila Titi dan Wong Aksan malah akan bercerai. “Saya sih nggak pernah lihat. Apalagi saya kan di luar, rumah ibu kan kedap suara,” ungkap Peris.

 Namun, menurut pria paruh baya tersebut, Aksan memang sudah jarang sekali terlihat di rumah. “Kalau bapak (Aksan) justru saya paling jarang ketemu di rumah,” tambah supir yang sehari-harinya mengantar Miyake, anak satu-satunya pasangan artis, seniman dan musisi itu.

Titi dan Aksan menikah pada 15 Agustus 2004. Satu hal yang paling diingat Titi dari kesungguhan Aksan, mas kawin berupa snare drum.

“Aksan seorang drummer, saya juga drummer. Ini adalah snare drum, mas kawin Aksan buat saya. Dibuat khusus buat saya di Swiss, lho!” seru Titi suatu ketika.

Sejoli ini dianugerahi seorang putri, Miyake Shakuntala. Aksan dan Miyake, bagi Titi segalanya. “Bekerja di studio, mengerjakan score film bersama, dan tidak jauh dari anak, buat saya anugerah,” Titi mengenang.

Namun siapa sangka, keindahan kisah Titi dan Aksan terdampar di meja hijau.

Dalam situs resmi Pengadilan Agama Jakarta Selatan tertulis, Titi mengajukan gugatan cerai sejak 31 Januari 2013 dengan nomor perkara 286/Pdt.G/2013/PAJS.

“Upaya perdamaian pada sidang pertama harus dihadiri yang bersangkutan,” kata Humas PA Jaksel Ida Noor.

Dalam gugatannya, wanita bernama lengkap Titik Handayani binti Idam Radjo Bintang itu menuntut hak asuh anak dan harta. “Sepintas terlihat ada pengasuhan anak dan harta,” jelas Ida.

Ditambahkan, Titi memasukkan gugatannya tak secara langsung. Ia diwakilkan oleh kuasa hukumnya. Tak cuma tuntutan anak dan harta, dalam gugatan cerai juga disebutkan bahwa Titi dan Aksan ternyata sudah pisah ranjang.  “Kalau yang tercantum dalam gugatan mereka sudah pisah rumah, karena alamatnya udah beda,” terang Ida.

“Pengadilan berkewajiban memanggil kedua belah pihak, adapun keputusannya ada pada mereka. Dan memang upaya perdamaian harusnya kedua belah pihak hadir langsung,” tambah Ida. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya