Berita

presiden sby/ist

SBY Tahu Mana Survei yang Lurus atau Bengkok

SENIN, 04 FEBRUARI 2013 | 18:59 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Andi Arief tak menuduh survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tidak kredibel. Tetapi, ujar Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) ini, SBY baik sebagai presiden maupun tokoh senior Partai Demokrat tahu pasti mana survei yang lurus, dan mana yang bengkok.

"Saya mengajak semua (kader dan pengurus Partai Demokrat) untuk bersikap kritis menilai, lalu koordinasi sesama pengurus dan melakukan pekerjaan yang konstruktif," ujar Andi Arief mengomentari hasil survei SMRC dan perpecahan pendapat di kalangan tokoh Demokrat akibat hasil survei itu.

"Hasil survei harusnya mensolidkan partai, unity of command dan unity of action," sambungnya.


Menurut hemat Andi Arief, partai pemenang pemilu harus bermental pemenang, dan jangan sebaliknya menjadi inferior.

Dia juga menyarankan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk segera mengingatkan kader partai itu yang lupa pada aturan partai dan emosional dalam menyikapi hasil survei tersebut.

"Indonesia akan menjadi negara yang stabil jika partai yang berkuasa juga stabil dan matang," masih kata Andi Arief.

Pada bagian lain dia juga mengatakan dirinya tak habis pikir pada kader Partai Demokrat yang selalu meminta SBY memberhentikan Anas Urbaningrum. Seharusnya, mereka mengerti bahwa SBY tidak pernah akan emosional dalam menyikapi sesuatu, dan tidak pernah menabrak aturan. [guh]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya