Berita

muhammad najib/ist

Politik

Hak Mendapat Makanan, Pendidikan, Kesehatan dan Tempat Tinggal Diusulkan Masuk Katagori HAM

MINGGU, 03 FEBRUARI 2013 | 14:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tanggal 18 Februari 2013 mendatang akan dilakukan Rapat Konsultasi antara Pimpinan DPR dan Presiden untuk membicarakan masalah-masalah terkait HAM di Indonesia. Kepedulian kita pada persoalan HAM merupakan sesuatu yang tidak boleh ditawar-tawar.

"Kepedulian kepada HAM bukan saja salah satu ciri masyarakat beradab di dunia moderen saat ini, tapi juga kebutuhan objektif kita semua dalam konteks berbangsa dan bernegara," kata anggota Komisi I DPR, Muhammad Najib, Minggu (3/2).

Politisi PAN ini menegaskan, penghormatan dan perlindungan individu harus mendapat jaminan negara karena hal itu merupakan hak paling asasi setiap warga negara.


Menurut Najib, kalau dialog akan dilaksanakan maka mestinya fokus pada persoalan HAM yang kini kita hadapi. Jangan terlalu jauh membongkar masa lalu karena kita bisa terperangkap pada lubang yang tidak berkesudahan ujungnya dan bisa menghabiskan energi kita. Akibatnya, tanggungjawab untuk menyelesaikan persoalan di depan mata dan usaha membangun masyarakat yang lebih baik secara ekonomi bisa terbengkalai.

"Saya juga mengusulkan hak rakyat untuk mendapatkan makanan, pakaian, pendidikan, jaminan kesehatan dan tempat tinggal yang layak dimasukkan dalam katagori HAM," kata Najib.

"Kita sering tidak sadar yang kita sebut persoalan HAM menjiblak katagori Barat yang dibangun berdasarkan paradigma berfikir dan realitas kehidupan yang mereka hadapi. Memang ada persoalan HAM yang sifatnya universal tapi ada juga yang sifatnya lokal," sambung dia.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya