Berita

Suryo Bambang Sulisto/ist

Politik

Kadin Tingkatkan Sosialisasi Reformasi, Depolitisasi dan Profesionalisme

SENIN, 28 JANUARI 2013 | 19:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan meningkatkan sosialisasi program reformasi, depolitisasi dan profesionalisme secara lebih optimal. Hal itu untuk menciptakan iklim organisasi yang profesional.

Ketua Umum Kadin, Suryo Bambang Sulisto mengaku, sangat memahami adanya gejolak yang muncul belakangan ini. Dia menilai, riak-riak kecil tersebut tidak lain disebabkan oleh kurangnya pemahaman yang menyeluruh terhadap upaya Kadin dalam melakukan reformasi melalui jalan depolitisasi agar tercipta iklim organisasi yang profesional.

"Kami menganggap reformasi, depolitisasi dan profesionalisasi Kadin sangat penting, karena Kadin sebagai mitra pemerintah menghadapi tantangan dunia usaha yang sangat besar saat ini yaitu mendorong perekonomian daerah secara optimal dan itu tidak dapat dilakukan tanpa tiga langkah tersebut," ujarnya di Jakarta, Senin (28/1).


Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, Kadin telah melakukan perubahan struktur kepengurusan dari semula berjumlah 21 jabatan menjadi 36 jabatan. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan mengoptimalkan kinerja organisasi.

Dengan merangkul lebih banyak lagi pengusaha nasional serta penyeimbangan beban kerja organisasi, pihaknya meyakini perubahan struktur tersebut dapat mendorong aktivasi program-program yang belum berjalan optimal sebelumnya.

"Kami mengerti jika ada beberapa Kadinda (Kadin daerah) yang belum memahami maksud dari reformasi yang dilakukan. Hal ini menyebabkan adanya sebagian kecil Kadinda dan beberapa asosiasi yang sulit menerima langkah reformasi dan depolitisasi Kadin, sehingga mudah dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan lain yang tidak sejalan dengan misi reformasi Kadin," ujar Ketua Umum Kadin Jabar Agung Suryamal Sutisno.

Untuk itu, Kadin sudah menugaskan sejumlah anggota untuk secara khusus mensosialisasikan kembali alasan dilakukannya perubahan struktur organisasi dalam rangka merealisasikan langkah reformasi melalui jalan depolitisasi untuk menciptakan iklim organisasi yang profesional, sehingga jauh dari kepentingan politik luar yang tidak sejalan dengan visi dan misi Kadin.

"Sosialisasi akan dilakukan kepada seluruh elemen Kadin. Kami yakin semua bisa mendukung tugas berat Kadin menyambut ASEAN Economic Community 2015," ujar Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional Kadin, Chris Kanter. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya